Berita

Pangeran Charles/Net

Dunia

Pangeran William Akan Beri Hadiah 1,29 Juta Dolar Untuk Penghargaan Lingkungan Hidup

KAMIS, 08 OKTOBER 2020 | 16:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL.  Masalah lingkungan menjadi fokus keluarga kerajaan Inggris. Mereka kerap melakukan kampanye yang menyuarakan dampak perubahan iklim dan pentingnya konservasi sejak beberapa dekade, yang dimulai oleh Pangeran Charles. Tak mau kalah, putranya, Pangeran William ikut ambil bagian dengan meluncurkan penghargaan bagi pelaku pecinta lingkungan.

Penghargaan Earthshot ini menawarkan lima hadiah senilai satu juta pounds (1,29 juta dolar AS) setiap tahunnya selama 10 tahun mendatang.

Istana Kensington mengatakan, penghargaan itu akan menyediakan setidaknya 50 solusi untuk masalah lingkungan dunia pada 2030.


Penghargaan itu diberikan dengan kategori; melindungi dan memulihkan alam, udara bersih, membersihkan laut, mengurangi sampah dan perubahan iklim. Nominasi-nominasi akan dibuka mulai 1 November dan upacara penghargaan pertama akan digelar pada musim gugur tahun depan.

"Pada 2030 kami sangat berharap membuat langkah besar dalam memperbaiki beberapa masalah terbesar yang dihadapi bumi," kata Pangeran William pada BBC Radio, Kamis.

Pewaris takhta urutan kedua Kerajaan Inggris ini mengatakan bahwa perubahan dalam satu dekade mendatang sangat penting untuk membantu melindungi dan memperbaiki lingkungan.

Dewan Penghargaan Earthshot akan dibentuk untuk memutuskan pemenang. Dewan itu akan diisi orang-orang dari dunia lingkungan, filantropis, bisnis, dan hiburan.

Proyek ini melibatkan lebih dari 100 mitra di seluruh dunia yang mengajukan nominasi mulai 1 November. Penghargaan tahun 2021 akan digelar di London, lalu di kota-kota lainnya di dunia, demikian Reuters dikutip Kamis.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya