Berita

Pemukiman warga di Stepanakert hancur akibat serangan udara yang dilancarkan Azerbaijan/Net

Dunia

Azerbaijan Aktif Serang Tiga Kota Di Artsakh, Korban Sipil Berjatuhan

KAMIS, 08 OKTOBER 2020 | 09:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Serangan bom Azerbaijan ke kota-kota dan pemukiman Artsakh, termasuk ibukota Stepanakert, Shushi, dan Hadrut telah mengakibatkan korban sipil.

Jurubicara Kementerian Pertahanan Armenia, Artsrun Hovhannisyan mengatakan, angkatan bersenjata Azerbaijan tengah aktif menargetkan pemukiman warga.

"Saat ini kota Artsakh, Stepanakert, Shushi, Hadrut dan kota lainnya telah menjadi sasaran beberapa kali. Ada korban jiwa. Datanya akan diringkas dan dipublikasikan," kata Hovhannisyan dalam konferensi pers pada Rabu malam (7/10) waktu setempat, seperti dimuat Armen Press.


Sebelumnya, sirene serangan udara di kawasan Nagorno-Karabakh terus berbunyi.

Direktur Radio Publik Artsakh, Ani Minasyan menyebut, hampir setiap lima menit ledakan terdengar di Shushi.

"Untungnya, listrik di kota ini masih ada, tetapi listrik bisa terputus beberapa saat. Sekarang kami berada di tempat penampungan," terang Minasyan.

"Begitu sirene serangan udara terdengar, semua orang pergi ke tempat penampungan. Setelah itu kami coba keluar dan mengevaluasi kerusakannya. Hari ini sirene serangan udara telah terdengar hampir sepanjang hari," sambung dia.

Pertempuran antara pasukan Armenia dan Azerbaijan di Nagorno-Karabakh kembali meletus pada 27 September. Selama beberapa hari terakhir, serangan mulai gencar menargetkan kota, pemukiman, dan infrastruktur sipil.

Totalnya, ada 19 korban sipil di Artsakh dan 2 di Armenia, sementara lebih dari 80 orang terluka.

Hanya dalam satu hari Azerbaijan meluncurkan lebih dari 100 rudal Smerch melawan Stepanakert.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya