Berita

Ekonom senior Rizal Ramli/RMOL

Politik

Rizal Ramli: Saya Sempat Underestimate Mahasiswa Sekarang, Anak Mommy Doyan Main Games

RABU, 07 OKTOBER 2020 | 20:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gerakan mahasiswa yang belakangan ini kembali bergairah usai pengesahan UU Cipta Kerja turut menjadi sorotan mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli.

RR, sapaan Rizal Ramli ini pun mengaku sempat meremehkan pergerakan mahasiswa di masa sekarang.

Ketidakyakinannya terhadap mahasiswa awalnya terjadi saat dirinya ditemui puluhan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai universitas beberapa waktu lalu.


"Beberapa bulan yang lalu, ketika ketemu puluhan Ketua BEM, saya underestimate mereka, anak-anak mommy, doyan main games, tidak tertarik masalah-masalah rakyat," kata Rizal Ramli kepada redaksi, Rabu (7/10).

Namun demikian, prasangka tersebut dimentahkan usai melakukan diskusi dengan para mahasiswa di kediamannya tersebut. Beberapa hal didiskusikan, termasuk salah satunya soal omnibus law RUU Cipta Kerja yang kini banyak ditolak usai disahkan DPR RI bersama pemerintah, Senin kemarin (5/10).

"Setelah diskusi, saya respek. Mereka tidak tertarik kalau isunya partisan. Begitu tertarik, mereka download dari Google soal-soal KPK, Omnibus Cilaka, mereka cepat belajar dan paham," jelasnya.

Sikap mahasiswa sekarang diakuinya berbeda dengan eranya dahulu. Saat itu, kenang RR, mahasiswa harus terlebih dahulu berguru kepada para professor untuk menguatkan kepercayaan diri. Namun hal itu berbeda bila dibandingkan dengan mahasiswa zaman sekarang yang bisa paham dengan cepat mengenai persoalan bangsa.

"Mereka terlatih cepat organizing, biasa main games, bagi tugas-tugas dan poin-poin. Tidak aneh bisa cepat organize di 40-50 kota, suatu kemewahan untuk mahasiswa sebelum 1998 karena belum ada smartphone," tegasnya.

"Kami bangga dengan mereka, anak-anak muda bangsa. Indonesia masih punya harapan," demikian Rizal Ramli.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya