Berita

mobil milik Polisi dirusak massa di Pejompongan Raya/RMOL

Presisi

Polda Metro Amankan 60 Orang Buntut Ricuh Aksi Tolak Omnibus Law

RABU, 07 OKTOBER 2020 | 17:49 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Setelah disahkan oleh DPR, penolakan UU Cipta Kerja terus muncul di Jakarta, Polda Metro Jaya sejauh ini telah mengamankan 60 orang yang melakukan kericuhan saat aksi menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law di Jakarta. Mereka diamankan dari beberapa titik.

"Hari ini memang kita mengamankan 60an orang yang sekarang masih kita datakan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (7/10).  

Polisi menyebut puluhan orang yang diamankan ini bukan dari elemen buruh maupun dari mahasiswa. Mayoritas dari mereka masih sekolah. Ada pula dari mereka yang tidak punya pekerjaan alias pengangguran.


"Dimana ada indikasi bahwa 60 ini anak SMA, STM, pengangguran. Tidak ada kaitannya akan dilaksanakan agenda unjuk rasa oleh buruh atau mahasiswa, ini diluar semua," katanya.

Dirinya menambahkan, puluhan anak muda itu berniat merapat ke area Gedung DPR/MPR RI setelah membaca undangan di media sosial. Yusri mengatakan pihaknya nantinya akan membebaskan puluhan orang itu. Tapi, sebelum dibebaskan mereka akan mendapat edukasi terlebih dulu dari pihak kepolisian.

"Keterangan awal mereka mendapatkan undangan melalui medsos dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Melalui medsos untuk mengundang mereka untuk melakukan acara demostrasi di depan DPR. Rencana akan kita datakan nanti kalau memang sudah selesai kita beri edukasi kepada mereka semua untuk mereka keterangan bahwa undangan itu tidak bener dan rencananya setelah itu kembalikan ke orang tua," pungkas Yusri.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya