Berita

Perdana Menteri Moctar Ouane/Net

Dunia

Pemerintah Transisi Segera Berakhir, ECOWAS Cabut Sanksi Terhadap Mali

RABU, 07 OKTOBER 2020 | 09:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Para pemimpin Afrika yang tergabung dalam blok regional Afrika Barat ECOWAS akhirnya mencabut sanksi terhadap Mali setelah perdana menteri mengumumkan sisa posisi pemerintah transisi hampir dua bulan setelah kudeta militer pada Selasa (6/10).

Dalam komunike, kepala negara daerah mengatakan adanya kemajuan yang signifikan menuju kembali ke demokrasi di Mali dan mencatat pemilihan presiden sipil dan perdana menteri untuk memimpin proses tersebut.

ECOWAS juga meminta otoritas transisi untuk membebaskan semua tahanan yang tersisa yang ditangkap sejak kudeta 18 Agustus lalu, ketika Presiden Ibrahim Boubacar Keita yang terpilih secara demokratis dipaksa mundur setelah junta mengepung rumahnya dan melepaskan tembakan ke udara saat itu.


Blok regional bersikeras bahwa pemerintahan transisi harus dipimpin oleh warga sipil, meskipun pemimpin junta Kolonel Assimi Goita tetap menjabat sebagai wakil presiden.

Pada hari Senin (5/10), Perdana Menteri Moctar Ouane mengumumkan pemerintahan 25 menteri, empat di antaranya adalah pejabat militer. Jabatan tersebut adalah kementerian pertahanan, keamanan, administrasi teritorial dan rekonsiliasi nasional.

Gerakan bersenjata dari utara yang menandatangani perjanjian damai 2015 ikut masuk ke pemerintahan untuk pertama kalinya dan mendapat dua jatah jabatan menteri.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya