Berita

Presiden Joko Widodo saat memperkenalkan para pembantunya/Net

Politik

Prediksi Barak Join: Reshuffle Dilakukan Jelang Maulid Nabi Dan 20 Nama Ini Berpotensi Masuk

RABU, 07 OKTOBER 2020 | 08:00 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kelompok relawan Jokowi yang tergabung dalam Barisan Penggerak Rakyat Jokowi-Amin (Barak Join) yakin perombakan kabinet akan dilakukan pada bulan ini.

Ketua Umum (Ketum) Barak Join, Ali Nugroho memprediksi, Presiden Jokowi akan melakukan reshuffle sebelum perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Perkiraan kami tanggal 14 (Oktober 2020) atau tanggal 28 (Oktober 2020) menjelang Maulid Nabi (Muhammad SAW)," ujar Ali Nugroho kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (7/10).


Namun demikian, kata Ali, pihaknya juga menghormati hak prerogatif Jokowi sebagai presiden untuk melakukan reshuffle.

"Tergantung situasi dan kondisi dan maunya Jokowi," pungkas Ali.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Barak Join, Dady Palgunadi memprediksi bahwa Jokowi akan segera melakukan perombakan kabinet secara besar-besaran pada hari Rabu di bulan Oktober ini.

Dady pun meyakini bahwa Jokowi akan mencopot para menteri yang penuh kontroversial dan yang dianggap tidak bisa bekerja.

Dady juga tak luput membeberkan nama-nama yang diprediksinya akan diangkat Jokowi menjadi Menteri.

Ada 20 nama dari berbagai kalangan yang diprediksi akan diangkat menjadi menteri. Mereka dibagi dalam lima kategori, di antaranya:

Kategori tokoh menteri lama yang booming dan kinerjanya mumpuni
1. Susi Pujdiastuti
2. Rizal Ramli
3. Dahlan Iskan
4. Chairul Tanjung

Kategori kalangan TNI atau Polri
1. Hadi Tjahjanto
2. Budi Gunawan
3. Moeldoko
4. Doni Monardo

Kategori kalangan tokoh partai yang belum terakomodir
1. Oesman Sapta
2. Zulkifli Hasan
3. Yusril Ihza Mahendra
4. Anies Mata

Kategorti kalangan tokoh muda yang berpengaruh
1. Prananda Prabowo
2. Sandiaga Uno
3. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
4. Giring Ganesha.

Kategori kalangan aktivis 98 atau relawan
1. Adian Napitupulu
2. Desmond J Mahesa
3. Eli Salomo
4. Budiman Sujatmiko.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya