Berita

Kursi kosong/Net

Jaya Suprana

Gegara Wawancara Kursi Kosong

RABU, 07 OKTOBER 2020 | 07:25 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

GEGARA wawancara kursi kosong, maka Najwa Sihab dilaporkan polisi meski sebenarnya agak kurang jelas mengenai apa sebenarnya kesalahan mewawancara kursi kosong.

Apakah pertanda bahwa Najwa Shihab mengalami gangguan kejiwaan akibat terlalu lama terkena PSBB gegara pagebluk corona, maka harus diamankan agar tidak mengganggu ketenteraman masyarakat yang sudah cukup tidak tenteram akibat Covid-19? Atau kursi kosong melukai perasaan pihak yang fobia kursi kosong?  Atau akibat secara konstitusional memang ada pasal KUHP yang melarang wawancara kursi kosong? Apakah mewawancara kursi kosong tidak Pancasailais?

Sementara menurut pendapat saya sebagai pembelajar kreativitas, wawancara kursi kosong yang dilakukan oleh Najwa Shibab adalah sesuatu yang layak dianggap sebagai perilaku kreatif meski sebenarnya di Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Prancis bukan perihal baru.


Namun apa yang dilakukan oleh para pelapor juga tidak kalah kreatif, sebab sungguh tidak mudah kreatif menemukan peluang untuk kreatif melaporkan seorang yang kreatif  mewawancara kursi kosong ke polisi.

Saya juga kagum atas profesionalisme kepolisian yang ternyata menyarankan pelapor terlebih dahulu lapor ke Dewan Pers.

Konon berdasar apa yang saya baca dari pemberitaan, satu di antara sekian banyak alasan melaporkan Najwa Shihab mewawancara kursi kosong adalah karena mencemarkan nama baik Menkes yang berarti juga mencemarkan nama baik Presiden.

Sayang tidak diberitakan mengenai apakah pelapor sudah bertanya kepada Menkes dan Presiden tentang apakah kedua beliau merasa nama baik dicemarkan gegara Najwa mewawancara kursi kosong. Kebetulan secara pribadi saya mengenal Menkes dan Presiden sebagai dua putra terbaik Indonesia yang berjiwa besar maka tidak mudah tersinggung apalagi hanya gegara Najwa Shihab mewawancara kursi kosong.

Bersama teman-teman sesama pencinta humor di Pertamor, IHIK, Secac, Kokkang, Pakarti, Paguyuban Punakawan, WAGBudPun, Cilwung Merdeka, JRK dll, saya sedang mempertimbangkan layak-tidaknya Najwa Shihab memperoleh Anugrah Humor 2020.

Namun terus terang akibat penakut, maka takut dilaporkan polisi saya masih harus tanya dulu kepada Menkopolhukam dan Menhukham mengenai apakah menganugrahkan penghargaan kepada seorang jurnalis mewawancara kursi kosong merupakan pelanggaran hukum.

Apabila ternyata melanggar hukum maka agar tidak dilaporkan ke polisi, adalah lebih aman apabila saya dan teman-teman pencinta humor harus terpaksa sepakat sigap banting setir untuk memberikan Anugrah Humor 2020 bukan kepada Najwa Shihab namun kepada kursi kosong saja. Merdeka!

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya