Berita

Presiden Joko Widodo/@jokowi

Politik

Twit Jokowi Soal Hasil Tani Diramaikan Teriakan Ala Wiji Thukul

SELASA, 06 OKTOBER 2020 | 16:02 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Salah satu twit Presiden Joko Widodo diramaikan komentar netizen yang mengunggah salah satu bait puisi Wiji Thukul.

Sekitar pukul 14.46 lalu (Selasa, 6/10), di akun @jokowi, Jokowi melaporkan peningkatan hasil sektor pertanian di tengah pandemi virus Corona baru yang menyebar dari Wuhan, Hubei, Republik Rakyat China.

“Di tengah pandemi ini, sektor pertanian kita mampu tumbuh 16,24 % dan jadi penyumbang tertinggi bagi pertumbuhan ekonomi nasional kuartal kedua. Pertumbuhan ini harus terus dijaga, dijadikan momentum untuk meningkatkan kesejahteraan petani maupun nelayan,” tulis Jokowi.


Sejauh ini, twit itu telah disukai lebih dari 5.000 kali dan diretwit ratusan kali. Sementara jumlah komentar sudah lebih dari 2.000 kali.

Tidak sedikit, atau kelihatannya, kebanyakan netizen yang berkomentar menuliskan salah satu bait puisi Wiji Thukul yang berbunyi:

“Apabila usul ditolak tanpa ditimbang, suara dibungkam, kritik dilarang tanpa alasan, dituduh subversif dan mengganggu keamanan, maka hanya ada satu kata: lawan!”

Puisi berjudul “Peringatan” itu ditulis Wiji Thukul tahun 1986 di Solo. Di tahun 1998 Wiji Thukul menghilang dan belum diketahui rimbanya.

Dalam sebuah kesempatan di tahun 2014 lalu, saat hendak maju dalam pemilihan presiden, kepada adik Wiji Thukul, Wahyu Susilo, Jokowi mengatakan, ini adalah puisi Wiji Thukul yang paling disukainya.

Selain puisi Wiji Thukul itu, tak sedikit juga netizen yang menuliskan sejumlah hashtag seperti #GagalkanOmnibusLaw, #JegalSampaiGagal, #JEGALSAMPAIBATAL, #MosiTidakPercaya dan #DPRRIKhianatiRakyat.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya