Berita

Presiden Xi Jinping/Net

Dunia

Presiden Xi Jinping: Pandemik Mencatat Babak Baru Persahabatan Bilateral China Dan Bangladesh

SENIN, 05 OKTOBER 2020 | 07:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah China dan Bangladesh merayakan hubungan diplomatik ke-45 dengan pertukaran ucapan selamat antara Presiden Xi Jinping dengan Presiden Mohammad Abdul Hamid pada Minggu (4/10).

Dalam kesempatan itu, Xi Jinping mengatakan ia siap bekerjasama dengan Abdul Hamid untuk lebih menyelaraskan strategi kedua negara dan bersama-sama mempromosikan pembangunan Belt and Road untuk membawa kemitraan strategis China-Bangladesh ke tingkat yang baru.

Dalam pesannya, Xi mengatakan persahabatan China-Bangladesh memiliki sejarah panjang dan selalu diperbaharui dari waktu ke waktu.


“Sejak terjalinnya hubungan diplomatik 45 tahun lalu, kedua negara selalu menghormati satu sama lain dan memperlakukan satu sama lain secara setara, meningkatkan rasa saling percaya dalam politik, dan memperdalam kerja sama yang saling menguntungkan yang membawa manfaat nyata bagi kedua bangsa,” kata Xi, seperti dikutip dari Xinhua, Minggu (4/10).

Xi mengatakan bahwa sejak merebaknya pandemik Covid-19, China dan Bangladesh telah bersatu dalam kesulitan, membantu satu sama lain, dan berjuang melawan pandemi secara berdampingan, dan menulis babak baru persahabatan bilateral.

Sementara itu, Hamid mengatakan dalam pesannya bahwa hubungan Bangladesh-China berkembang pesat dan telah mencakup kerja sama di bidang-bidang utama, yang sangat penting bagi Bangladesh.

Dia menyatakan penghargaan yang dalam atas dukungan China yang terus menerus untuk Bangladesh dalam kemajuan pembangunan sosio-ekonominya, ia menambahkan bahwa dirinya yakin hubungan yang dekat dan bersahabat antara kedua negara akan terus semakin dalam di masa depan.

Di hari yang sama, Perdana Menteri China Li Keqiang bertukar pesan ucapan selamat dengan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina.

Li mengatakan dalam pesannya bahwa China bersedia memperdalam kerja sama praktis dengan Bangladesh di berbagai bidang dan mempromosikan pembangunan yang stabil dan berkelanjutan dari kerja sama strategis China-Bangladesh untuk lebih menguntungkan kedua negara dan rakyatnya.

Sementara itu, PM Hasina mengatakan kemitraan strategis kerja sama antara Bangladesh dan China telah dikembangkan dari persahabatan dan kerja sama kedua negara yang telah teruji waktu.

“Kerja sama Bangladesh-China yang diperkuat telah mengeluarkan potensi yang sangat besar dalam menjaga perdamaian, keamanan dan stabilitas di kawasan dan bahkan di seluruh dunia,” kata Hasina.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya