Berita

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi dalam diskusi daring yang digelar BNPB/Net

Nusantara

Kak Seto: Selama Pandemi, Orang Tua Harus Lebih Demokratis Terhadap Pendidikan Anak-anak

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 | 15:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Selama pandemi Covid-19, para orang tua disarankan untuk mengubah pola pendidikan agar anak-anaknya merasa betah dan nyaman berada di rumah.

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi meminta mengubah pola pendidikan yang sebelumnya cenderung memaksa menjadi lebih bersifat diskusi keluarga.

“Jadi yang penting anak betah di rumah, anak gembira, anak bahagia, jadi polanya juga harus dikembangkan pola yang lebih demokratis,” jelas sosok yang biasa disapa Kak Seto ini dalam diskusi di Graha BNPB, Minggu (4/10).


Kak Seto juga menekankan, dalam memberikan penjelasan kepada anak, orang tua juga harus memperhatikan situasi dan usia anak. Untuk anak balita misalnya, dapat dilakukan pembelajaran dengan dongeng, gambar, lagu, dan dengan menyanyi.

“Jadi dengan cara-cara yang lebih mudah, lebih sederhana, tapi tidak ada pemaksaan, tidak kekerasan, lama-lama anak-anak juga bisa mengikuti dan memahami itu,” ujar Seto.

Kemudian untuk anak usia remaja, Seto menyarankan orang tua memberikan penjelasan dengan berdiskusi dengan berbagai data.

"Kan sumber data bisa dari mana saja, dengan media sosial kita mendapatkan banyak, mungkin beberapa bisa mengakses jurnal-jurnal ilmiah dan sebagainya,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya