Berita

Para jamaah umrah berada di sekitar Kabah di dalam Masjidil Haram/Net

Dunia

Tahap Pertama Umrah Di Tengah Pandemi Covid-19, Hanya Boleh Diikuti 6.000 Jamaah

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 | 14:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pembukaan ibadah umrah tahap pertama mulai dilakukan oleh otoritas Arab Saudi. Situs-situs suci untuk umrah dibuka kembali pada Minggu (4/10), setelah enam bulan absen karena pandemi Covid-19.

"Mengikuti protokol virus corona, gelombang pertama jamaah umrah tiba pada Minggu dini hari," cuit Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi dalam akun Twitter-nya.

Tanpa memberikan detail lebih lanjut, kementerian membagikan foto para pengunjung yang memasuki Masjidil Haram di Mekkah.


Dimuat Anadolu Agency, pada pembukaan tahap pertama, umrah hanya boleh diikuti oleh 6.000 jamaah per hari atau 30 persen dari kapasitas Masjidil Haram.

Jamaah sendiri adalah mereka yang mendaftar secara online, baik warga Arab Saudi dan penduduk asing yang sudah berada di sana.

Sebelumnya, kantor berita resmi SPA melaporkan bahwa barikade yang ditempatkan di sekitar Kabah dan Hajar Aswad akan tetap di tempatnya dan pengunjung dilarang menyentuhnya sebagai bagian dari tindakan pencegahan Covid-19.

Masjidil Haram sendiri akan didesinfeksi 10 kali sehari. Sebuah ruang karantina juga disiapkan bagi jamaah yang menunjukkan gejala Covid-19.

Selain Masjidil Haram, Majid Nabawi juga dibuka untuk ibadah dengan langkah-langkah pencegahan Covid-19 yang ketat.

Pekan lalu, Arab Saudi mengumumkan pembukaan umrah dalam tiga tahap. Tahap pertama yang mulai dilakukkan pada 4 Oktober hanya akan menerima sejumlah kecil jamaah.

Tahap kedua akan dibuka pada 18 Oktober, di mana jumlah jamaah akan ditingkatkan menjadi 15 ribu per hari, dengan maksimal 40 ribu orang yang diperbolehkan untuk melaksanakan shalat di masjid.

Tahap kedua juga hanya dilakukan oleh jamaah yang sudah berada di Arab Saudi.

Sementara itu, jemaah dari luar negeri baru bisa diizinkan masuk pada tahap ketiga, yaitu 1 November. Ketika itu, umrah akan ditingkatkan menjadi 20 ribu jamaah dengan 60 ribu kapasitas maksimal dalam masjid.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya