Berita

Koordinator Gerakan Indonesia Besih (GIB) Adhie M. Massardi/Net

Politik

Adhie Massardi: Rakyat Dibiarkan Berpilkada Ria Dimangsa Covid-19, Sedang KAMI Diproteksi Ketat

JUMAT, 02 OKTOBER 2020 | 11:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Konstitusi mewajibkan negara melindungi segenap bangsa Indonesia. Namun faktanya pemerintah justru berlaku diskriminatif. 

Demikian yang disampaikan Koordinator Gerakan Indonesia Besih (GIB) Adhie M. Massardi melalui akun twitter pribadinya, Jumat (2/10).

Komentar Adhie tersebut menanggapi permintaan pemerintah kepada masyarakat kategori rentan untuk tidak beraktivitas di tempat umum guna mencegah terjadinya potensi penularan Covid-19. 


Namun di sisi lain, pemerintah justru bersikukuh tetap menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) di 270 daerah, yang terdiri dari 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota. 

Menurut Adhie Massardi, hal ini sangat bertolak belakang dengan sikap pemerintah yang sangat membatasi ruang gerak dari Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). 

"Rakyat dibiarkan berpilkada ria dimangsa Covid, sedang KAMI diproteksi ketat," ungkap Adhie Massardi, Jumat (2/10). 

Dirinya pun menyatakan bahwa pemerintah telah melakukan diskriminasi perlindungan kepada rakyat disaat virus Covid-19 sedang sangar-sangarnya menebar maut. 

"Faktanya pemerintah diskriminatif,"  tegas Adhie Massardi. 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya