Berita

Kantor Bupati Keerom dibakar/Net

Presisi

Massa Bakar Kantor Bupati Keerom Gara-gara Tidak Terima Hasil Tes CPNS

JUMAT, 02 OKTOBER 2020 | 09:34 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ratusan massa membakar kantor Bupati Keerom di Arso Kota, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua, pada Kamis (1/10). Gedung Disnaker dan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) juga hangus terbakar.

Kabidhumas Polda Papua Kombes A.M. Kamal mengatakan, pembakaran itu dilakukan sekelompok massa yang tidak terima hasil pengumuman CPNS formasi 2018 di Kabupaten Keerom.

Namun demikian, Kamal memastikan situasi sudah dapat dikendalikan oleh aparat keamanan.


“Saat ini sudah dapat dikendalikan oleh aparat keamanan,” kata Kamal dalam keteranganya, Jumat (2/10).

Kronologis kejadian, Kamal mengungkapkan pada pukul 13.45 WIT, anggota Polres Keerom menuju Kantor Bupati Keerom untuk melaksanakan pengamanan. Sekitar pukul 13.56 WIT, anggota Polres Keerom tiba di tempat pengamanan Kantor Bupati Keerom.

Lalu, pada pukul 16.16 WIT, massa yang berjumlah kurang lebih 250 orang itu mulai bereaksi lantaran tidak terima dengan hasil pengumuman CPNS dan melakukan perusakan di seputaran Kantor Bupati Kabupaten Keerom dengan melempari kaca bangunan kantor bupati dengan batu.

Untuk itu, kata Kamal, anggota gabungan BKO Brimob Polda Papua bersama anggota Polres Keerom mengeluarkan tembakan peringatan ke udara serta menembakkan gas air mata serta melakukan penyemprotan dengan menggunakan mobil watercannon Polres Keerom memukul mundur dan melerai massa yang melakukan perusakan kantor bupati.

"Terkait kasus ini, langkah-langkah kepolisian yang sudah dan sedang dilakukan pengamanan, penambahan BKO Polda Papua sebanyak satu SSK dari Brimob Polda dan Sabhara Polda Papua,” pungkas Kamal.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya