Berita

Nobar film PKI/Net

Pertahanan

Di Boven Digoel, Prajurit TNI Dan Warga Nobar Film PKI

JUMAT, 02 OKTOBER 2020 | 07:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Warga dan prajurit TNI menggelar nonton bareng (nobar) film Pengkhianatan Penumpasan G30S/PKI di Balai Kampung Kakuna, Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua, Rabu (30/9).

Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) Reguler ke-109 Kodim 1711/Boven Digoel menggelar acara ini dengan menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Boven Digoel.
 
Puluhan orang warga mulai dari anak-anak, remaja, dan orang tua yang berada di Kampung Kakuna hadir dalam acara nobar tersebut.


Sebagaimana keterangan yang diterima redaksi, Jumat (2/10) warga Kampung Kakuna antusias dan senang menikmati film yang diputar oleh personel Satgas TMMD Reguler ke-109 tahun 2020 Kodim 1711/Boven Digoel.
 
“Ini memang kegiatan non fisik Satgas TMMD untuk dapat memberikan hiburan yang bermanfaat dan positif kepada warga sebagai bentuk kemanunggalan TNI-Rakyat,” kata Komandan SSK TMMD Reguler ke-109 Kodim 1711/Boven Digoel Lettu Inf H. Simanjuntak usai menyaksikan pemutaran film G30S/PKI.
 
Menurut Lettu Inf Simanjuntak, nobar bertujuan untuk mengulas sejarah kelam bangsa Indonesia pada peristiwa pengkhianatan gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI).

Oleh sebab itu, generasi muda bangsa Indonesia tidak boleh melupakan sejarah, salah satunya peristiwa G30S/PKI guna menjaga eksistensi NKRI dan Pancasila sebagai dasar negara.
 
Komandan SSK TMMD 109 berharap, dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan jiwa patriotisme, nasionalisme dan cinta tanah air pada generasi muda serta seluruh elemen masyarakat Indonesia khususnya di Kampung Kakuna.
 
Acara ini juga untuk menumbuhkan kebersamaan antara Satgas dengan masyarakat yang ada di daerah penugasan, khususnya warga Kampung Kakuna.

“Kampung Kakuna letaknya berada di pedalaman Papua, tempatnya pun cukup jauh sehingga sangat jarang adanya hiburan untuk masyarakat,” tandasnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

Giliran Bendahara KONI Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 26 Februari 2026 | 15:40

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

UPDATE

Harga Emas Meroket di Tengah Perang Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 08:14

Bareskrim Tangkap Kurir Bandar Narkoba Koh Erwin di Riau

Senin, 02 Maret 2026 | 08:02

Serangan Balasan Iran Guncang Pasar Global, Futures Wall Street Anjlok

Senin, 02 Maret 2026 | 07:46

Dampak Perang Iran Meluas, UEA Hentikan Perdagangan Saham

Senin, 02 Maret 2026 | 07:32

Pengasuh asal Filipina Tewas Dihantam Rudal Iran di Israel

Senin, 02 Maret 2026 | 07:18

UEA Tutup Kedutaan di Teheran Usai Digempur Rudal Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 07:04

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Polisi Terbitkan Dua DPO dalam Kasus Peredaran Narkoba di Bima

Senin, 02 Maret 2026 | 06:45

Telkom Solution Raih Penghargaan Atas Pengelolaan Komunikasi Bisnis

Senin, 02 Maret 2026 | 06:29

Indonesia Seharusnya Punya Naluri Anti-Kolonialisme dan Imperialisme

Senin, 02 Maret 2026 | 05:51

Selengkapnya