Berita

Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini/Repro

Politik

Pilkada Di Tengah Pandemi, Jual Beli Suara Berpotensi Meningkat

RABU, 30 SEPTEMBER 2020 | 18:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah memutuskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 tetap dilaksanakan meskipun pandemi Covid-19 masih melanda tanah air.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun telah menginstruksikan kepada para penyelenggara, peserta, dan pemilih dalam Pilkada Serentak untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan.

Dalam pandangan Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini, persepsi pilkada yang aman dan sehat serta ketegasan penegakan hukum atas pelanggaran protokol kesehatan akan mempengaruhi partisipasi masyarakat pada hari pemungutan suara. Khususnya para pemilih di wilayah perkotaan.


"Semakin pemilih tidak teryakinkan atas kepatuhan pada protokol kesehatan dan penegakan hukum yang mengikutinya, semakin besar kemungkinan mereka tidak akan menggunakan hak pilih," ujar Titi saat menjadi narasumber dalam diskusi daring yang diselenggarakan LHKP PP Muhammadiyah, Rabu (30/9).

Selain itu, Titi khawatir dorongan kampanye digital pada saat ini bisa mengakibatkan kesenjangan masyarakat.

Lebih jauh lagi, pandemi Covid-19 juga dikhawatirkan meningkatkan potensi jual beli suara, akibat keterpurukan ekonomi yang dihadapi masyarakat.

"Dengan ruang gerak penegakan hukum yang makin sulit karena desakan pada pengawasan pelanggaran protokol kesehatan yang lebih dominan," pungkasnya.

Untuk diketahui, Pilkada Serentak 2020 akan diselenggarakan di 270 daerah di Indonesia. Terdiri dari 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota untuk memilih Kepala Daerah pada 9 Desember mendatang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya