Berita

Gubernur DKI Jakarta saat meninjau kegiatan Gerebek Lumpur di Kali Baru Barat/Istimewa

Nusantara

Tinjau Gerebek Lumpur Di Kali Baru Bersama Ariza, Anies Apresiasi Kerja Keras Anak Buahnya

RABU, 30 SEPTEMBER 2020 | 15:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan langkah dan upaya Pemerintah Provinsi DKI dalam mengantisipasi dan mengendalikan banjir.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mengadakan kegiatan pengerukan lumpur secara masif. Salah satunya seperti yang dikerjakan pagi tadi di Kali Baru Barat segmen Jl. Dr Saharjo, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, didampingi Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria bahkan terjun langsung mengecek kesiapan tim gabungan dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) serta dinas-dinas terkait lainnya. Anies pun menyampaikan apresiasi atas kerja keras yang dilakukan anak buahnya.


"Ini merupakan bentuk kolaborasi yang patut dijaga, dari berbagai Dinas terkait mendukung Dinas SDA dalam melakukan tugasnya terkait penanggulangan banjir," ucap Anies, Rabu (30/9).

Usai meninjau kesiapan Gerebek Lumpur di Kali Baru Barat, Anies langsung meluncur ke Polda Metro Jaya untuk Apel Kesiapan dalam rangka Tanggap Bencana Banjir bersama seluruh elemen Forkopimda.

Sementara peninjauan kegiatan Gerebek Lumpur kemudian dilanjutkan Riza Patria. Dalam tinjauannya, pria yang karib disapa Ariza menyatakan bahwa Kali Baru Barat merupakan salah satu sungai di Jakarta yang berperan penting dan aktif sebagai pengendali banjir untuk menampung air di musim penghujan.

"Setiap tahun debit hujan itu airnya akan terus meningkat. Itu artinya kita juga harus menyiapkan ruang/tempat aliran air itu harus lebih besar lagi," jelas Ariza.

Perlu diketahui, Gerebek Lumpur merupakan kegiatan pengerukan lumpur yang dilakukan secara masif di danau, sungai, waduk di seluruh wilayah Jakarta.

Kegiatan ini dilakukan untuk mengurangi proses pendangkalan dengan mengerahkan alat berat berskala hingga tiga kali lipat dari kapasitas biasanya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya