Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Prodem Iwan Sumule/Net

Politik

Ketua Majelis Prodem Masih Jadi Pengurus DPP Gerindra, Ini Katanya

SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 | 00:14 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Aktivis tulen Iwan Sumule kerap mengkritik kebijakan pemerintahan Joko Widodo. Bahkan, dalam sejumlah kesempatan ia tak sungkan meminta Jokowi mengundurkan diri dari jabatan presiden demi keselamatan bangsa dan negara.

Walau demikian, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang juga Menteri Pertahanan dalam pemerintahan Jokowi masih mempercayakan jabatan penting pada Iwan Sumule dalam Dewan Pengurus Pusat Partai Gerindra.

Dalam susunan DPP Gerindra yang baru dan telah didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM, Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) itu dipercaya Prabowo menduduki posisi Ketua Bidang Hubungan Ormas dan LSM.


Sebelumnya, dalam kepengurusan DPP yang lalu Iwan Sumule menempati posisi Ketua Bidang Hubungan Industrial dan BPJS Ketenagakerjaan.

Nasib Iwan Sumule di Gerindra ini bertolak belakang dengan nasib aktivis tulen lainnya, Arief Poyuono. Walau sering membela kebijakan pemerintahan Jokowi, namun Arief Poyuono justru tersingkir dari susunan DPP Gerindra yang baru.

“Peran aktivis yang kritis dan idealis masih dibutuhkan Partai Gerindra,” ujar Iwan Sumule menjawab pertanyaan redaksi Kantor Berita Politik RMOL mengenai jabatan barunya di Gerindra.

“Marwah, ideologi partai dapat terjaga dan keseimbangan dapat dijaga dalam mewujudkan cita-cita partai, juga bangsa dan negara dalam mewujudkan pasal 33 UUD 1945, keadilan dan kesejahteraan rakyat,” katanya lagi menjelaskan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya