Berita

Sosialisasi empat pilar oleh anggota MPR RI Singgih Januratmoko/Net

Politik

Singgih Januratmoko: Empat Pilar MPR, Landasan Kehidupan Bermasyarakat

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2020 | 17:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Empat Pilar MPR RI merupakan empat hal tentang landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang terdiri dari landasan ideologi, konstitusi, persatuan dan kesatuan, serta semangat keberagaman sebagai modal sosial membangun kekuatan bangsa Indonesia.

Anggota MPR RI Singgih Januratmoko mengatakan, bangsa Indonesia hingga saat ini masih tegak berdiri dan bersatu karena adanya kesatuan rasa sebagai bangsa yang bersatu oleh seluruh elemen yang senantiasa secara terus menerus terjalin antar generasi.

"Dalam kerangka inilah, seluruh elemen bangsa harus dapat lebih mengenal, memahami, menerapkan serta turut menyebarluaskan nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Singgih dalam keterangannya, Minggu (20/9).


Menurutnya, substansi Empat Pilar MPR RI ini bukan sesuatu yang baru. Tetapi merupakan semangat yang sudah tertanam lama dalam jiwa bangsa, sekaligus sebagai manifestasi adanya rasa kebangsaan yang telah hidup dalam struktur dan kultur masyarakat Indonesia. 

Dikatakan politisi Partai Golkar ini, karena dengan adanya nilai-nilai dasar inilah yang menjadi konsensus sesuai cita-cita para pendiri bangsa, sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD 1945.

Karena itu, upaya yang selanjutnya harus dilakukan adalah kemauan memahami dan mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI secara konsisten.

"Sehingga, mampu menumbuhkan komitmen yang kuat bagi seluruh komponen bangsa, pemahaman Pancasila dan UUD Tahun 1945, serta NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus tertanam dalam kehidupan bermasyarakat," jelasnya.

“Sebagai anggota MPR sudah menjadi kewajiban saya untuk terus mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat memahami pentingnya nilai-nilai kebangsaan pada masa kini," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya