Berita

Penulis ternama J.K. Rowling menjadi sorotan baru-baru ini karena novel karyanya/Net

Dunia

J.K. Rowling Dituduh Islamofobia Karena Gambarkan Tersangka Pembunuhan Mengenakan Burka Dan Membawa Makanan Halal

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2020 | 09:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Penulis novel fiksi wanita ternama dunia J.K. Rowling baru-baru ini dituduh Islamofobia dan transfobik karena karya novelnya yang diterbitkan tahun 2014 lalu.

Novel yang dimaksud adalah serial fiksi kriminal berjudul "Cormoran Strike". Wanita 55 tahun asal Edinburgh ini menggunakan nama samaran laki-laki, yakni Robert Galbraith sebagai penulis novel tersebut.

Novel tersebut menjadi sorotan baru-baru ini setelah penulis Inggris Laurie Charles memposting kutipan novel tersebut di Twitter. J.K. Rowling pun seketika kebanjiran kritik.


Novel ini menceritakan kisah detektif Cormoran Strike dan asisten mudanya, Robin Ellacott yang mencoba memecahkan kasus pembunuhan novelis Owen Quine yang telah menulis buku pena beracun tentang hampir semua orang yang dia kenal.

Dalam kutipan novel yang dibagikan di Twitter, disebutkan bahwa Strike dan Robin sedang membahas kasus yang diduga melibatkan wanita berhijab yang digambarkan memiliki "mata coklat cair".

Strike memberi tahu Robin bahwa dua saksi melihat seorang wanita dengan burqa memasuki gedung tempat tinggal korban pembunuhan.

Diceritakan juga para detektif memperkirakan bahwa wanita yang mengenakan burka itu "bisa jadi laki-laki". Dia terlihat "membawa makanan halal" yang diduga diberikan kepada korban sebelum kematiannya.

Bagian itu melanjutkan, "Dapatkah Anda memikirkan cara lain untuk sepenuhnya menyembunyikan wajah dan tubuh Anda yang tidak akan membuat orang menantang Anda?"

Para detektif itu kemudian merenungkan apakah si pembunuh mengeluarkan perut korban setelah pembunuhannya untuk menyembunyikan fakta bahwa dia telah makan makanan halal.

Bagian novel itu pun mendapat sorotan dari Laurie.

"J.K. Rowling membuat serangan kacau terhadap orang-orang trans dan mengancam akan menuntut siapa pun yang menyebut dia transfobik karena dia sudah mengirim manuskripnya ke penerbit dan ingin mencegah kritik yang tak terhindarkan tentang ini," tulis Laurie.

Unggahan itu pun banyak mendapat respon dari pengguna Twitter lainya yang juga menyalahkan J.K. Rowling.

"Halal dan penghapusan nyali (korban pembunuhan)? Saya jadi bingung," imbuh pengguna Twitter lainnya.

Tidak ada tanggapan resmi dari pihak J.K. Rowling mengenai hal ini.

Namun, seperti dikabarkan Daily Mail, ini bukan kali pertama J.K. Rowling mendapat tuduhan miring semacam itu.

Pada bulan Juni lalu, penulis seial fiksi ternama Harry Potter ini juga pernah berita utama dan dituduh transfobia setelah dia mengejek sebuah artikel online dengan menggunakan kata-kata "orang yang sedang menstruasi" alih-alih "wanita".

Perselisihan itu memburuk setelah buku barunya berjudul "Troubled Blood" dirilis baru-baru ini. Buku itu menceritakan kisah seorang pria yang berpakaian seperti wanita untuk membunuh korbannya.

Sejumlah aktivis mengkritik novel ini karena dianggap sebagai kiasan dalam literatur yang mengabadikan stereotip negatif tentang orang transgender.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya