Berita

Anna Morinda dan Fritz Akhmad Nuzir/Net

Politik

Fritz Ahmad Nuzir: Sekolah Partai PDIP Bagus Jadi Bekal Bertarung Di Pilwakot Metro

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2020 | 18:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Calon wakil walikota Metro, Lampung, Fritz Ahmad Nuzir mengapresiasi program sekolah partai gelombang ketiga yang diselenggarakan PDI Perjuangan (PDIP).

Fritz adalah salah satu dari 184 calon kepala daerah (cakada) non-kader yang menjadi peserta sekolah partai yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut.

Sebagai pendatang baru di dunia politik, Fritz menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang telah memberikan arahan saat membuka Sekolah Partai.


Fritz mengaku termotivasi dengan pidato Megawati yang juga menitipkan kepada cakada untuk membaca 7 buku penting, seperti Di Bawah Bendera Revolusi hingga Mustika Rasa.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Ketum Megawati Soekarnoputri atas arahan di awal yang sangat menggugah kami sebagai siswa Sekolah Partai ini. Dan juga kepada Pak Kepala Sekolah, Pak Sekjen Hasto Kristiyanto, dan seluruh pimpinan DPP PDI Perjuangan," kata Fritz dalam keterangannya, Jumat (18/9).

Fritz mengatakan, sekolah partai yang diselenggarakan PDIP sangat bermanfaat bagi dirinya. Menurutnya, materi yang diberikan selama tiga hari berturut-turut dalam sekolah partai sangat relevan untuk bekal calon kepala daerah.

Fritz menjelaskan, materi yang disampaikan narasumber banyak memaparkan soal sejarah Pancasila dan Bung Karno.

Selain itu ada juga materi strategi pemenangan pilkada serentak 2020. Lalu, ada juga materi bertema perempuan dan anak. Kemudian testimoni best practice pemimpin daerah, hingga penjelasan dari KPU, Bawaslu dan KPK.

"Ini suatu kesempatan yang luar biasa bagi kami untuk bisa menimba ilmu dari narasumber yang luar biasa," demikian Fritz.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya