Berita

Konferensi pers Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (18/9)./Istimewa

Politik

Ungkap 177 Kasus Narkoba Di Masa Covid-19, Komisi XI DPR Apresiasi Kinerja Bea Cukai

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2020 | 14:49 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

RMOL.  Komisi XI DPR RI mengapresiasi kinerja Ditjen Bea Cukai yang berhasil mengungkap 177 kasus penyelundupan narkotika selama tahun 2020. Angka itu meningkat jika dibandingkan periode yang sama tahun 2019.

“Kinerja ini pantas diapresiasi apalagi selama masa Covid-19 petugas  Bea Cukai tetap berada di lapangan. Ini kerja yang melebihi panggilan tugas dengan segala resiko,” kata Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Gerindra Kamrussamad, Jumat (18/9). 

Sebagai mitra kerjanya, Komisi XI DPR mendorong Bea Cukai untuk terus berupaya meningkatkan Penerimaan Negara melalui Bea Masuk dan Bea keluar. Bea cukai harus terus membangun sinergi dengan instansi terkait.


“Perlu dukungan ekosistem petugas TNI Polri, Petugas Karantina di lingkungan Bandara agar sinergi ke depan semakin baik,” tambah dia.

Pada Kamis (20/8) lalu, Bea Cukai Soekarno Hatta bersama Bareskrim Polri  berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika melalui modus false concealment. Sabu seberat 2.092 gram disita dalam barang yang disembunyikan dalam kemasana makanan ringan dengan jumlah yang cukup banyak.

Dalam kesempatan ini, Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta Finari Manan menyampaikan pemberantasan narkotika bukan hanya merupakan tugas aparat hukum seperti petugas bea cukai yang siaga bekerja selama 24 jam penuh, melainkan juga dibutuhkan peran aktif masyarakat dalam membendung peredaran barang haram itu demi melindungi generasi penerus bangsa dari penyalahgunaan narkotika.

Tidak hanya tegas dalam penegahan barang terlarang, Bea Cukai juga berperan aktif dalam upaya mendukung peningkatan ekonomi nasional, sehingga dalam hal ini, pelbagai upaya penyelundupan yang sangat merugikan negara tidak pandang bulu untuk ditindak.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya