Berita

Nusantara

"Konten Olahan" Liar Beredar, Ini Penjelasan Redaksi RMOL

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 | 22:07 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Dua hari belakangan ini beredar sebuah “konten hasil olahan” dari infografis Kantor Berita Politik RMOL yang telah dimuat di akun Instagram @RMOL.id pada (Selasa, 15/9).

Di dalam “konten olahan” itu dibuat seolah-olah Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto mengatakan, "Kematian dokter jangan dibesar-besarkan, masih banyak tenaga cadangan dokter capai 3.000-an".

“Konten olahan yang diproduksi pihak yang tidak dikenal itu beredar di jejaring media sosial. Karena merupakan olahan dari infografis yang dimuat di akun Instagram @RMOL.id maka terdapat logo Kantor Berita Politik RMOL di dalamnya. Akibatnya, banyak pihak mengira bahwa konten olahan itu adalah produk kami,” ujar Pemimpin Redaksi Kantor Berita Politik RMOL, Ruslan Tambak, menjelaskan peredaran “konten olahan” tersebut.


Judul infografis yang dimuat di akun Instagram @RMOL.id adalah “Dokter Bukan Stok Gudang”, diangkat dari pernyataan anggota DPR RI Nasir Djamil yang mengkritisi pernyataan Menkes Terawan sebelumnya mengenai ketersediaan tenaga medis Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Sementara pada “konten olahan” yang tengah ramai dibicarakan itu judul infografis diganti dengan kalimat langsung “Kematian dokter jangan dibesar-besarkan, masih banyak tenaga cadangan dokter capai 3.000-an".

Baca: Terawan Pastikan Jumlah Tenaga Medis Dan Relawan Covid-19 Mencukupi

Baca juga: Menkes Mengatakan Masih Ada 3.500 Dokter "Cadangan", Anggota DPR: Tidak Berempati, Dokter Seolah Stok Gudang!

Dalam pernyataannya mengenai ketersediaan tenaga medis, Menkes Terawan mengatakan, masih ada 3.500 dokter internship dan 800 tenaga nusantara sehat. Dan di samping itu, ada tenaga relawan 685 orang, termasuk di dalamnya ada dokter spesialis paru, anastesi, penyakit dalam dan juga tenaga kesehatan lain seperti perawat, dokter umum, dan sebagainya.

Dijelaskan oleh Menkes Terawan, dokter internship, tenaga nusantara sehat, dan tenaga relawan siap membantu bila dibutuhkan.

Pernyataan Menkes Terawan ini dikomentari dan dikritik anggota DPR dari Fraksi PKS Nasir Djamil. Menurutnya, pernyataan itu tidak menunjukkan empati kepada para tenaga medis yang telah gugur. Perjuangan seorang dokter yang menjadi garda terdepan penanganan Covid-19 seolah dijadikan "stok" barang di gudang.

“Perlu kami sampaikan bahwa kalimat “Kematian dokter jangan dibesar-besarkan, masih banyak tenaga cadangan dokter capai 3.000-an” di dalam “konten olahan” itu ditambahkan oleh pihak lain untuk mengganti judul infografis kami,” ujar Ruslan lagi.

Dia menambahkan, kalimat yang ditambahkan pembuat “konten olahan” itu juga tidak pernah dimuat dalam pemberitaan Kantor Berita Politik RMOL. Dari penelusuran kembali yang dilakukan redaksi, Menkes Terawan pun tidak pernah menyampaikan hal itu.

“Pemberitaan ini mengklarifikasi tuduhan yang mengarah ke kami setelah konten olahan itu  viral. Kami tidak bertanggung jawab atas isi dari konten olahan itu,” demikian Ruslan Tambak.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya