Berita

Silahturahmi kebhinekaan dalam bertema Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa di Gereja Santo Agustinus Purbalingga/RMOLJateng

Nusantara

Habib Luthfi: Persatuan Dan Kesatuan Sungguh Hebat Melebihi Nilai Emas Sekalipun

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 | 14:01 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Melenturnya rasa handarbeni, rasa nasionalisme harus dipikirkan bersama. Kalau semua bisa duduk bersama dengan latar belakang agama berbeda, bangsa kita susah untuk dipecah belah.

Begitu dikatakan anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Habib Luthfi bin Ali bin Yahya saat silahturahmi kebhinekaan dalam bertema Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa di Gereja Santo Agustinus Purbalingga, Jawa Tengah, Rabu (16/9).

"Persatuan dan kesatuan sungguh hebat melebihi nilai emas sekalipun. Meski dihantam berbagai serangan termasuk informasi hoax, dengan persatuan dan kesatuan kita tetap kuat dan kompak," Habib Luthfi seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng.


Habib Luthfi juga menyebutkan, bahwa ada pihak yang menginginkan negara Indonesia terpecah.

"Di manapun kita, wahai bangsaku relakah kamu bangsa kita terpecah belah?" ujar Habib bertanya yang dijawab kompak oleh peserta dengan kata tidak.

Silahturahmi kebhinekaan juga dilaksanakan di Masjid Darussalam, dan Klenteng Hok Tek Bio Purbalingga.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengungkapkan, dengan kehadiran Habib Luthfi, rasa nasionalisme masyarakat yang hadir semakin terpupuk dan tidak mudah terpecah belah.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya