Berita

Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah/Net

Politik

Fahri Hamzah: Titah Presiden Ke Luhut Harus Ada Surat Keputusan, Kalau Tidak Bisa Bentrok

SELASA, 15 SEPTEMBER 2020 | 12:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Perintah yang disampaikan Presiden Joko Widodo kepada Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi harus disertai dengan surat keputusan.

Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai perintah itu tidak bisa sebatas lisan. Sebab, dalam menjalankan perintah presiden, Luhut akan mendapat kewenangan dan anggaran khusus.
 
“Perintah presiden itu harus ada surat keputusannya pak. Kalau presiden kasih perintah, pasti ada keputusannya sebab pasti disertai kewenangan dan anggaran,” terangnya dalam akun Twitter pribadi, Selasa (15/9).


“Bahkan ia harus di-egister sebagai mitra alat kelengkapan dewan,” sambung wakil ketua umum Partai Gelora itu.

Dia menjelaskan bahwa tim yang menangani Covid-19 telah dibentuk oleh Presiden Jokowi. Sementara penunjukan orang baru untuk penanganan yang sama akan berujung pada bentroknya tugas.

Sebab, tidak ada surat perintah resmi yang menjelaskan tugas yang diemban orang baru.

“Tim Covid-19 kan sudah ada. Kalau ada tugas baru kepada orang baru kan bisa bentrok. Paham gak sih opa?” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya