Berita

deklarasi Relawan Berjuang (Ben Brahim-Ujang Iskandar untuk Menang)/Net

Nusantara

Deklarasi Relawan Berjuang, Ben-Ujang Janji Buka 50.000 Lapangan Kerja Di Kalteng

SENIN, 14 SEPTEMBER 2020 | 01:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Calon Gubernur Kalimantan Tengah, Ben Brahim S. Bahat menghadiri acara deklarasi Relawan Berjuang (Ben Brahim-Ujang Iskandar untuk Menang).

Dalam sambutannya, Ben memaparkan program-program pro rakyat yang dibawanya untuk kemajuan Kalteng.

Ben berkomitmen untuk membawa pembangunan yang berkeadilan dan kemajuan yang berkelanjutan. Bupati Kapuas dua periode itu akan mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat Kalteng.


"Kalteng merupakan rumah bersama, tempat tinggal yang nyaman untuk semua. Semua rakyat yang mendiami bumi Kalteng harus merasakan kehadiran pemerintah. Merasakan dampak pembangunan, mendapat kesejahteraan dan mendapat manfaat dari segala kemajuan di Kalteng," ujar Ben dalam keterangannya, Minggu (13/9).

Ben mengatakan, salah satu persoalan yang saat ini masih menjadi momok di Kalteng adalah soal pengangguran.

Oleh karena itu, ia bersama Ujang Iskandar siap membuka lapangan pekerjaan demi mengikis pengangguran dan memunculkan kesejahteraan bagi masyarakat.

"Kita melihat masalah yang dihadapi oleh masyarakat Kalteng adalah masih banyaknya pengangguran. Kami akan membuka 50 ribu lapangan kerja untuk anak-anak muda Kalteng. 50 ribu lapangan kerja itu bisa kita capai melalui sinergi yang baik antara pemerintah dan swasta," jelasnya.

Ben meyakinkan, apa yang disampaikannya bukan hanya sekedar janji saja. Melainkan komitmen yang mampu diwujudkan ketika dipercaya memegang tongkat kendali pemimpin Kalteng.

"Kami berbicara dengan bukti pembangunan ketika saya dan Pak Ujang memimpin wilayah kami. Setiap yang kami sampaikan akan menjadi komitmen untuk kami eksekusi. Saatnya Kalteng berubah, Ben-Ujang siap memabawa Kalteng baru, maju dan sejahtera," tegas Ben.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya