Berita

Syekh Ali Jaber/Net

Nusantara

Syekh Ali Jaber Ditusuk, Nizwar Affandi: Bukan Karakter Ulun Lampung Memperlakukan Tamu Dengan Kekerasan

MINGGU, 13 SEPTEMBER 2020 | 23:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pendakwah Syekh Ali Jaber ditusuk seorang pria saat baru 15 menit mengisi tausyiah di Bandarlampung, Minggu (13/9).

Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong-Royong (MKGR) Provinsi Lampung pun mengutuk keras aksi penusukan itu

Ketua DPD Ormas MKGR Provinsi Lampung, Nizwar Affandi menyebutkan, tindakan kriminal yang dialami Syekh Ali Jaber telah menodai prinsip nemuy nyimah atau menghormati tamu bagi masyarakat Lampung.


"Masyarakat Lampung ini sejak berabad-abad yang lalu memiliki tradisi memuliakan tamu dan saudara yang datang berkunjung, apalagi jika yang datang adalah seorang guru yang mengajarkan kebaikan dan ilmu kepada masyarakat," ujar Nizwar Affandi dalam keterangannya, Minggu (13/9).

"Bukan karakter ulun Lampung memperlakukan tamu dan saudaranya yang berkunjung dengan perlakuan buruk apalagi mengancam keselamatan jiwanya," tegasnya.

Dia menegaskan juga, MKGR meminta jajaran kepolisian di Lampung mengusut tuntas tindakan kriminal ini.

"Ini tamparan keras bagi aparatur intelejen di daerah, peristiwa ini menunjukkan indikasi kurang optimalnya penguasaan intelejen teritorial dan kelemahan koordinasi di antara organ intelejen di daerah," sesalnya.

Bahkan, kata dia, penegakan hukum juga harus diterapkan kepada pihak-pihak yang seharusnya bisa memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat.

"Punishment juga mesti dijatuhkan kepada semua pihak berwenang yang dianggap lalai atau gagal memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat Lampung khususnya kepada para tamu yang datang ke Lampung," pungkasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya