Berita

Ilustrasi/Istimewa

Jaya Suprana

Polemik Kumbakarna Versus Wibisana

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 | 19:01 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SATU di antara sekian banyak polemik kekal abadi berkelanjutan di kalangan masyarakat pewayangan adalah tentang siapa lebih berbudi pekerti luhur di antara dua saudara kandung Rahwana, yaitu Kumbakarna dan Wibisana.

Kumbakarna

Para penganut nasionalisme apalagi patriotisme radikal Right Or Wrong My Country jelas lebih memilih Kumbakarna ketimbang Wibisana.


Kumbakarna tanpa kompromi setia kepada negara dan bangsanya maka tanpa ragu lebih memilih membela Alengkadiraja ketimbang Ayodhya. Kumbakarna siap mengorbankan jiwa raga kepada negara dan bangsanya sendiri tanpa peduli bahwa Rahwana telah menculik istri Sri Rama yang jelas merupakan perilaku keji yang sebenarnya tidak layak dibela!

Namun Kumbakarna meletakkan Alengkadiraja di atas segala-galanya termasuk kebenaran. Maka adalah hukumnya wajib bagi Kumbakarna untuk membela negara dan bangsa sampai titik darah penghabisan.

Bagi Alengkadiraja, Kumbakarna adalah pahlawan kusuma bangsa yang dihormati bahkan dipuja sampai akhir zaman. Bahkan Sri Rama bersama Laskar Wanara di bawah pimpinan Hanuman menghormati Kumbakarna sebagai personifikasi seorang prajurit berbudipekerti adiluhur yang merupakan suri teladan keperwiraan mengorbankan jiwaraga bukan orang lain, namun diri sendiri bagi nusa dan bangsa.

Wibisana

Sementara adinda Kumbakarna yang membelot ke pihak lawan Alengkadiraja, Wibisana, dihujat sebagai pengkhianat oleh masyarakat Alengkadiraja maupun di dalam kisah Ramayana versi Srilanka.

Maka serta merta dengan sendirinya di dalam kisah Ramayana versi India, Wibisana dipuja-puji sebagai ksatria sejati yang tidak dibutatulikan nasionalisme plus patriotisme maka memilih membela kebenaran ketimbang tanah air udaranya.

Pendek kata, Wibisana adalah pahlawan pembela kebenaran yang paling sejati. Di masyarakat yang meletakkan kebenaran di atas politik, jelas bahwa Wibisana adalah suri teladan kebajikan yang paling layak dihormati.

John Lennon juga pasti berkawan dengan Wibisana, sebab tidak suka kepada lembaga yang disebut negara. Douwes Dekker yang memilih berpihak kepada rakyat terjajah ketimbang penjajah yang notabene adalah bangsanya sendiri adalah Wibisana bagi bangsa Indonesia.

Maka lebih banyak warga Indonesia masa kini menyandang nama Wibisana ketimbang Kumbakarna apalagi Rahwana.

Saya Pribadi

Saya pribadi memiliki beberapa teman bernama Wibisana, namun tidak ada satu teman pun bernama Kumbakarna. Maka seharusnya saya apalagi sebagai pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan memilih Wibisana ketimbang Kumbakarna sebagai tokoh keteladanan budi-pekerti luhur.

Memang saya menghormati keberpihakan Wibisana kepada kebenaran, namun mohon dimaafkan bahwa secara pribadi saya lebih memilih Kumbakarna sebagai tokoh yang saya kagumi.

Akibat kebetulan saya memiliki hobi yang sama dengan Kumbakarna. Yaitu makan dan tidur.

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Indeks Kecakapan Bahasa Inggris di Indonesia Masih Rendah, Ini Sebabnya

Selasa, 09 Juni 2026 | 22:16

Putusan Kasasi MA Sengketa Lahan Digugat, Prinsipal Lapor Badan Pengawas

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:53

KPK dan Polri Ternyata Lakukan Joint Investigation dalam OTT Bupati Muara Enim

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:44

Badak Kalimantan Terakhir di Alam Liar Segera Dievakuasi

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:16

Nadiem Kecewa Replik Jaksa Abaikan Fakta Persidangan

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:05

Budi Bantah Ditawari Jadi Menkeu: Sekarang Masih Menkes!

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:00

Citizen Lawsuit, Rangkap Jabatan Otto Hasibuan Digugat ke Pengadilan

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:52

DEN Ingatkan Risiko Inflasi Imbas Rupiah Melemah

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:45

Besok Prabowo ke Lampung, Tinjau RSUD Krui

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:36

Luhut: 80 Persen Data Pemerintah Sudah Terhubung Lewat GovTech Berbasis AI

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:21

Selengkapnya