Berita

Para sekutu berkumpul dalam suatu pertemuan. Presiden Alexandar Vucic menyalami Presiden Vladimir Putin dan disaksikan oleh Presiden Lukashenko/Net

Dunia

Apa Pun Masalah Serbia Pada Perjanjian Gedung Putih Tidak Akan Menyurutkan Kemitraan Kawan Baiknya Rusia

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2020 | 12:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

. Serbia berjanji untuk tetap menjadi mitra sejati bagi Rusia. Dalam percakapan teleponnya pada Kamis (10/9) dengan mitra sekutunya itu, Presiden Serbia Alexandar Vucic berjanji akan selalu melindungi netralitas militer negara, terlepas dari posisi geopolitik, militer, dan ekonominya.

Kremlin melaporkan hasil pembicaraan Vucic dengan Presiden Rusia Vladimir Putin yang juga membahas soal Kosovo.

"Serbia tetap fokus pada masalah Kosovo. Vucic memberi tahu (Putin) tentang negosiasi di Washington pada Jumat pekan lalu. Putin membenarkan bahwa Rusia tidak mengubah posisinya dalam mencari solusi yang seimbang dan kompromi yang dapat diterima di Beograd yang harus diverifikasi oleh Dewan Keamanan PBB," kata pernyataan itu, dikutip dari BIRN, Kamis (10/9).


Kemitraan strategis Rusia-Serbia juga dibahas dan Moskow sangat menghargai kontribusi Vucic.

"Kesiapan untuk lebih meningkatkan kerjasama dalam hubungan bilateral, regional dan internasional sangat ditekankan," kata pernyataan itu.

Vucic juga memberi laporan hasil pertemuannya di Gedung Putih.

Sebelumnya, Maria Zakharova, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia mengejek Vucic karena duduk di depan Presiden AS Donald Trump, membandingkannya dengan adegan dari film 'Basic Instincts'. Dia kemudian meminta maaf, mengatakan bahwa postingan Facebook-nya disalahartikan.

Publik Serbia telah mengetahui tentang pembicaraan itu lewat profil Instagram Vucic.

"Terlepas dari keparahan dan kompleksitas posisi geopolitik, keamanan militer, dan ekonominya, Serbia akan melindungi netralitas militernya dan tetap menjadi mitra sejati dan jujur bagi Federasi Rusia," tulis Vucic.

Vucic juga menyampaikan apa yang dikatakan Putin yang menegaskan kembali dukungan Rusia terhadap Serbia dalam upayanya untuk menjaga integritas territorial.

“Moskow akan mengoordinasikan kegiatan kebijakan luar negerinya dengan Serbia untuk melindungi tatanan hukum internasional,” ujar Vucic.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya