Berita

Terminal Pakupatan, Kota Serang/Net

Nusantara

Cek Poin Belum Siap, PSBB Kota Serang Masih Kendor

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2020 | 23:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Serang, Banten, masih belum optimal. Pos penjagaan di perbatasan masuk Kota Serang sebagai garda terdepan keluar masuk juga terlihat belum siap.

Pemkot Serang sendiri sebenarnya telah menyiapkan delapan cek poin. Yakni di Gerbang Tol Serang Timur, dekat Perumahan Serang City, Kecamatan Taktakan, Kecamatan Curug, Palima, Kalodran, Jalan Raya Sawah Luhur, dan Terminal Pakupatan.

Berdasarkan pantauan dari delapan cek poin yang disiapkan Pemkot Serang, hanya cek poin di terminal Pakupatan dan gerbang tol Serang Timur yang nampak siap.


Arus kendaraan di Kota Serang masih padat merayap. Terpantau sore hari kemacetan masih terjadi, begitu juga dengan keluar masuk bus di terminal Pakupatan.

"Sebagai terminal lintasan dan keberangkatan ada 100 hingga 200 mobil masuk ke terminal Pakupatan, kita kan 24 jam," ujar Perwira Jaga Terminal Pakupatan Serang, Rudi Oktavian, dilansir dari Kantor Berita RMOLBanten, Kamis (10/9).

Dirinya juga menuturkan, sampai saat ini belum ada penutupan terminal Pakupatan, pihaknya mengaku menunggu surat dari Kementerian.

"Kami disini cuma penerapan sistem atau pencegahan Covid-19 dengan cara pemakaian masker, screning, hand sanitizee untuk pencegahan Covid-19," katanya.

Sementara itu Jurubicara Satuan Tugas Covid-19 Hari W. Pamungkas menuturkan Pemkot Serang baru melakukan pengecekan kesiapan cek poin terlebih dahulu.

"Tadi kesiapan cek poin semua tenda sudah berdiri, petugas sebagian besar sudah ditempat namun untuk peralatan hanya beberapa tempat yang sudah ready," katanya.

Pernyataan Hari bertolak belakang dengan kondisi di lapangan di mana saat awak media melakukan pemantauan di lapangan terutama di cek poin Palima belum berdiri tenda cek poin.

"Titiknya juga saya belum dapat koordinasi valid dari koordinatornya Dishub, saya juga belum dapat info validnya titik tempatnya karena ada beberapa perubahan," ujarnya.

Sementara itu, Walikota Serang Syafrudin memastikan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Serang akan berjalan maksimal besok hari.

Syafrudin beralasan, saat ini pihaknya masih melakukan persiapan pos cek poin yang disiapkan di delapan titik.

"Surat Keterangan (SK) sudah ditanda tangani, kemudian titik-titik cek poin sudah dilaksanakan yang dibantu dengan TNI-Polri, alhamdulilah sekarang sudah bergerak. Mudah-mudahan hari ini sampai 14 hari kedepan bisa berjalan lancar," pungkasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya