Berita

Bangunan bersejarah di Meknes, Maroko/Net

Dunia

Di Tengah Pandemi, Maroko Masuk Dalam Daftar Negara Yang Aman Dikunjungi 2020

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2020 | 00:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah pandemi virus corona, Maroko kembali masuk dalam daftar negara teraman untuk dikunjungi pelancong pada tahun ini. Hal itu sesuai dengan laporan Peta Risiko Perjalanan 2020 yang dikeluarkan International SOS.

Perusahaan layanan keamanan medis dan perjalanan terbesar di dunia itu menyatakan, penilaian ‘aman’ itu merunut pada statistik masing-masing kriteria, antara lain ancaman dari kekerasan politik dan kerusuhan sosial, serta risiko medis, keselamatan jalan, kejahatan kecil, dan dampak domestik Covid-19.

Maroko memiliki tingkat risiko yang rendah secara keseluruhan bagi para pelancong, selain AS, Kanada, Australia, Selandia Baru, China, dan sebagian besar Eropa Barat.


Ini adalah untukyang kesekian kalinya Maroko mampu mempertahankan status berisiko rendah selama beberapa tahun.

Peta Risiko Perjalanan 2020 itu juga menunjukkan bahwa Maroko lebih aman daripada beberapa negara di kawasan termasuk Aljazair, Tunisia, Mesir, Mauritania, dan Libya, seperti dikutip dari MWN, Rabu (9/9).

Dalam skala kontinental, hanya segelintir negara Afrika seperti Senegal, Gabon, Namibia, dan Zambia yang memiliki tingkat risiko rendah yang sama dengan Maroko.

Sementara, Afrika Utara lebih aman daripada Afrika Selatan, Tanzania, dan Kenya.

Di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara, Maroko juga lebih aman dibandingkan Arab Saudi dan Israel yang memiliki tingkat risiko menengah. Negara berisiko rendah di kawasan MENA termasuk Oman, UEA, Qatar, Kuwait, dan Yordania.

Untuk kriteria medis, Maroko juga masuk sebagai negara dengan tingkat risiko perjalanan medis yang rendah, di tengah pandemi ini.   

International SOS menilai keselamatan medis berdasarkan prevalensi penyakit menular, ancaman lingkungan, ketersediaan layanan darurat dan gigi, akses ke obat resep berkualitas, evakuasi medis, dan potensi hambatan bahasa.

International SOS menunjukkan bahwa kriteria medis yang digunakan dalam pemeringkatan 2020 ini juga termasuk dampak Covid-19.

Dalam hal keselamatan lalu lintas, Maroko memiliki angka kematian 10-19,9 per 100.000 penduduk menurut Peta Risiko Perjalanan 2020. Sehingga Maroko disebut sebagai negara dengan tingkat risiko keselamatan lalu lintas terendah kedua.

Sebuah laporan dari Forum Transportasi Internasional menunjukkan bahwa jumlah kecelakaan lalu lintas yang dilaporkan menurun 7,9 persen Maroko antara tahun 2016 dan 2018.

Ribuan kecelakaan lalu lintas tercatat setiap minggunya. Data terbaru dari kepolisian nasional Maroko menunjukkan bahwa 22 orang tewas dan 1.869 orang menderita luka-luka dalam 1.352 kecelakaan lalu lintas antara 31 Agustus dan 6 September.

Peta Risiko Perjalanan 2020 juga menunjukkan Maroko memiliki risiko rendah dalam hal keamanan perjalanan yang diakibatkan oleh kekerasan politik, terorisme, dan kerusuhan sosial.

Pada 2019, Maroko juga berada di peringkat 28 dari 140 negara dalam hal keselamatan dan keamanan bagi wisatawan, menurut Forum Ekonomi Dunia.
Peringkat tersebut menunjukkan Maroko menempati daftar tujuan populer bagi para pelancong, termasuk, Prancis, Jerman, dan Inggris.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya