Berita

Roket Long March 2F membawa misi Shenzhou-11 dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan pada 17 Oktober 2016/Net

Dunia

Dua Hari Mengorbit, Pesawat Ruang Angkasa Buatan China Berhasil Pulang Ke Bumi

MINGGU, 06 SEPTEMBER 2020 | 11:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pesawat ruang angkasa eksperimental buatan China berhasil kembali ke Bumi setelah menghabiskan dua hari di orbit.

Kantor berita China Xinhua pada Minggu (6/9) melaporkan, pesawat ruang angkasa yang dikirim oleh Long March 2F berhasil meluncur dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan, Gurun Gobi pada Jumat (4/9).

Pesawat eksperimental tersebut merupakan terobosan Beijing yang dapat digunakan kembali untuk pulang ke Bumi.


Dilansir dari Space News, hanya sedikit informasi yang diberikan terkait dengan pesawat tersebut. Tidak diketahui misi apa yang akan diemban oleh pesawat tersebut atau teknologi yang mereka gunakan.

"Setelah periode operasi orbit, pesawat ruang angkasa itu akan kembali ke lokasi pendaratan yang dijadwalkan di China. Itu akan menguji teknologi yang dapat digunakan kembali selama penerbangannya, memberikan dukungan teknologi untuk penggunaan ruang secara damai," lapor Xinhua pada saat peluncuran.

Space News sendiri mencatat, tampaknya pesawat ruang angkasa yang dapat digunakan kembali tersebut merupakan implementasi dari rencananya yang diumumkan pada 2017.

Sejauh ini pun, tidak ada gambar pesawat ruang angkasa atau peluncuran yang telah dirilis.

"Tidak ada gambar pesawat ruang angkasa atau peluncuran sejauh ini yang dirilis. Tingkat keamanan yang lebih tinggi dari biasanya di sekitar misi juga mencegah gambar pengamat muncul di media sosial," tulis Space News.

Dalam laporan sebelumnya, China mengatakan pihaknya merencanakan kendaraan luar angkasa Earth-to-orbit yang dapat digunakan kembali seperti halnya pesawat terbang.

Pejabat dari China Aerospace Science and Industry Corporation pada 2017 mengatakan mereka telah menyelesaikan beberapa uji lapangan untuk mesin dan komponen lainnya.

Selain China, Amerika Serikat (AS) juga tengah mengembangkan proyek serupa. Nama pesawat ruang angkasa AS tersebut adalah X-37B dan telah diuji coba sebanyak empat kali di luar angkasa, membawa muatan rahasia selama berbulan-bulan.

Perusahaan swasta Virgin Galactic juga melakukan hal yang sama. Perusahaan tersebut berencana untuk menerbangkan pelanggan dan kargo dengan SpaceShipTwo di tahun-tahun mendatang.

Selain itu, Sierra Nevada Corp. berencana untuk menerbangkan kargo NASA ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), serta kargo dan astronot untuk pelanggan lain, dengan pesawat ruang angkasa Dream Chaser.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya