Berita

Kapal yang tenggelam dibawa oleh kapal lainnya dalam parade dukungan untuk Donald Trump/Net

Dunia

Kacau, Sejumlah Kapal Parade Kampanye Donald Trump Di Texas Tenggelam

MINGGU, 06 SEPTEMBER 2020 | 10:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Parade kapal untuk mendukung kampanye Presiden Donald Trump di Texas, Amerika Serikat (AS) berakhir kacau. Pasalnya, sejumlah kapal mengalami kendala hingga tenggelam.

Pihak berwenang di Travis County, tempat parade digelar, mengungkap ada beberapa panggilan terkait dengan insiden kapal selama parade Trump di Danau Travis.

"Beberapa kapal memang tenggelam," cuit Kantor Sherrif Travis County dalam akun Twitter-nya pada Sabtu (5/9), melansir AFP.


Jurubicara Kantor Sheriff, Kristen Dark mengatakan, tidak ada bukti terjadinya pelanggaran. Selain itu, tidak ada korban cedera atau keadaan darurat medis lainnya dalam insiden tersebut.

"Beberapa bocor, beberapa terhenti, beberapa terbalik. Itu semua berbeda," ujar Dark.

Dari sejumlah foto dan video yang tersebar di media sosial terlihat banyak kapal mengibarkan bendera kampanye Trump 2020 di Danau Travis. Terdengar jeritan ketika beberapa kapal mulai tenggelam sementara pihak berwenang dan penyelenggara berusaha untuk menyelamatkan mereka.

Tenggelamnya beberapa kapal kemungkinan disebabkan karena sejumlah besar kapal bergerak berdekatan yang menyebabkan tabrakan dan lain sebagainya.

"Ada banyak sekali kapal di danau itu hari ini," terang Dark.

Ia mengatakan, saat ini pihak berwenang masih mengumpulkan data jumlah kapal yang tenggelam dan berapa banyak orang yang diselamatkan.

Berdasarkan data di Facebook, ada lebih dari 2.500 yang menandai diri mereka sebagai partisipan Lake Travis Trump Boat Parade. Di mana parade tersebut hanya memiliki jarak 3 hingga 5 km dan kapal diharuskan untuk memasang kecepatan 16 km per jam.

Parade yang digelar selama liburan akhir pekan Hari Buruh Nasional tersebut juga menampilkan empat penerjun payung yang melompat keluar dari helikopter dengan asap dan bendera.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya