Berita

Musisi sekaligus politisi Gerindra, Ahmad Dhani dan neno Warisman/Net

Politik

Beredar Ahmad Dhani Dan Neno Warisman Masuk Komite KAMI, Syahganda: Asal-usulnya Belum Jelas

RABU, 02 SEPTEMBER 2020 | 03:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Belakangan beredar daftar nama yang tergabung dalam komite Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Dalam daftar yang beredar, setidaknya KAMI memiliki 12 komite yang diisi oleh 99 nama. 12 komite tersebut yakni Komite Eksekutif, Komite Khusus, Komite Keagamaan dan Kehidupan Beragama, Komite Sosial Ekonomi, Komite Sosial Budaya.

Kemudian Komite SDA dan Lingkungan Hidup, Komite Sosial Politik, Komite Antar Lembaga, Komite Kajian Strategis, Komite Hubungan Internasional, Komite Hukum dan HAM, dan Komite Seni Budaya.


Namun demikian, tokoh KAMI, Syahganda Nainggolan menjelaskan bahwa 99 nama yang beredar tersebut belum jelas sumbernya karena hingga kini belum ada pengumuman resmi yang disampaikan KAMI.

"KAMI belum final struktur," kata Syahganda Nainggolan di akun Twitternya, Selasa (1/9).

Ia menjelaskan, daftar yang beredar di publik tersebut belum bisa dipastikan. Sebab sejauh ini, gerakan KAMI belum merilis secara resmi nama-nama yang masuk dalam komite KAMI.

"Nama-nama beredar belum jelas asal-usulnya. KAMI akan merilis nama-nama tersebut dalam beberapa hari. Kepemimpinan final by Gatot Nurmantyo, Din Syamsudin dan Prof Rochmat Wahab," tandasnya.

Dalam daftar yang beredar, sejumlah nama yang masuk ke dalam beberapa komite cukup populer di telinga masyarakat. Sebut saja Adhie Massardi, Ahmad Yani, Jumhur Hidayat yang masuk Komite Eksekutif.

Di komite khusus diisi Rocky Gerung, Abdullah Hehamahua, MS Kaban. Komite Sosial Ekonomi ada M Said Didu, Lieus Sungkharisma, Ichsanuddin Noorsy. Hingga nama Neno Warisma, Ahmad Dhani Prasetyo, dan Camelia Malik di Komite Seni Budaya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya