Berita

Jurubicara Presiden, Fadjroel Rachman/Net

Politik

Fadjroel Sebut Influencer Ujung Tombak Demokrasi Digital, Pengamat: Pastikan Dulu Tidak Diralat

SELASA, 01 SEPTEMBER 2020 | 10:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pernyataan Fadjroel Rachman selaku Jurubicara Presiden yang menyebut “influencer ujung tombak demokrasi digital" mulai dipergunjingkan.

Dosen Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah UIN Jakarta Adi Prayitno pun mempertanyakan posisi Fadjroel saat menyampaikan pernyataan itu. Sebab, katanya, Fadjroel seringkali berbicara atas nama pribadi, meskipun kini tengah menjadi bagian dari pihak Istana Negara. 

"Pertama harus dipastikan omongan Fadjroel itu mewakili istana atau pribadi. Harus clear itu, karena seringkali statement dia berubah-ubah," ujar Adi Prayitno saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (1/9). 


Direktur Eksekutif Parameter Politik ini mencontohkan pernyataan Fadjroel terkait relaksasi kredit hanya untuk masyarakat terdampak Covid-19, yang diralat menjadi untuk seluruh masyarakat Indonesia. 

"Pastikan juga bahwa omongan dia itu tidak diralat oleh dirinya ataupun diralat oleh orang lain, termasuk di Istana. Kan sering kejadian omongan dia sering diralat dan dibantah oleh teman-teman yang lain, jadi repot," ucapnya. 

Oleh karena itu, Adi Prayitno meminta Fadjroel memastikan posisinya saat melontarkan influencer adalah ujung tombak demokrasi, apakah sebagai jubir presiden atau pribadi. 

"Fadjroel ini harus menjelaskan ke publik dia ngomong ke publik atas nama apa? Atas nama pribadi atau atas nama Istana? kalau atas nama pribadi baiknya tidak usah, karena pada dirinya itu melekat sebagai Jubir," sarannya. 

"Jadi apapun yang diomongkan dia itu dianggap sebagai representasi negara dan istana yang mengatakan bahwa influencer itu adalah ujung tombak demokrasi digital," demikian Adi Prayitno menambahkan. 

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya