Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menyebut peluang terjadi reshuffle masih terbuka lebar/Net

Politik

Pengamat: Reshuffle Bisa Menyasar Menkes, Menaker, Mensos, Mentan

SELASA, 01 SEPTEMBER 2020 | 08:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana reshuffle kabinet yang sempat dilontarkan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, diyakini masih berpeluang untuk terjadi. Hanya saja, Jokowi masih wait and see dengan kinerja para pembantunya dalam melewati pandemik Covid-19.

Begitu dikatakan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, saat berbincang dengannya Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (1/9).

"Peluang reshuffle tetap ada, hanya soal waktu jika membaca geliat pemerintah sejauh ini. Terlebih berulang kali Presiden mengemukakan kekecewaan yang berulang," ujar Dedi Kurnia.


Menurut Dedi Kurnia, sekalipun Presiden memiliki hak prerogatif untuk menentukan komposisi kabinet, di masa pandemik Covid-19 seperti saat ini butuh waktu yang tepat untuk melakukan perombakan.

"Kondisi pemerintah sedang ekstra menghadapi pandemik, memungkinkan pengaturan formasi baru memerlukan waktu," ujar dosen Universitas Telkom ini.

Adapun terkait kementerian mana saja yang berpotensi di-reshuffle, IPO mencatat setidaknya ada empat sektor strategis yang belum optimal membantu Kepala Negara mengatasi pandemik Covid-19 di tanah air.

"Menunjuk nama mungkin sulit, tetapi reshuffle semestinya menyasar mereka dengan kinerja lamban, terutama yang paling diperlukan dalam masa pandemik. Semisal Menkes, Menaker, Mensos, Mentan," tuturnya.

"Juga karena mereka paling sering mendapat teguran presiden akhir-akhir ini," tutup Dedi Kurnia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya