Berita

Ketua DPP PAN yang juga merupakan putra Amien Rais, Mumtaz Rais/Net

Politik

Anak Amien Rais Nyinyiri PAN Reformasi, Said Didu: Politik Memang Keras

SELASA, 01 SEPTEMBER 2020 | 05:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tantangan keras yang disampaikan putra Amien Rais, Mumtaz Rais terkait dengan rencana pembentukan PAN Reformasi sukses menyedot perhatian publik.

Sebab, alih-alih mendukung pembentukan PAN Reformasi yang digerakkan para loyalis Amien Rais, Ketua DPP PAN itu justru nyinyir dan yakin gerakan tersebut akan terealisasi.

Salah satu yang menyoroti kontrasnya sikap Mumtaz dengan loyalis sang ayah tersebut disampaikan mantan Sekretaris BUMN yang juga aktivis manusia merdeka, Said Didu.


"Politik memang 'keras'. Anak bisa terbuka 'melawan' orang tua," kata Said Didu di akun Twitternya, Senin (31/8).

Dalam pernyataannya, Mumtaz berpandangan bahwa gerakan membentuk partai baru itu akan nyungsep sebelum tumbuh. Hal itu terlihat dari belum adanya anggota dewan atau kepala daerah fraksi PAN yang menyatakan dukungan kepada PAN Reformasi.

Bahkan ia berani bertaruh bila partai baru tersebut tak akan mendapat dukungan dari kader partai yang kini dipimpin Zulkifli Hasan tersebut.

"Kalau memang PAN halusinasi ini sampai beneran terbentuk dan diisi oleh seperempat saja dari anggota dewan kita yang berjumlah sekitar 1.500-an, maka saya sebagai Ketua PoK DPP penjaga tangguh benteng PAN ini akan berenang dari Pantai Kapuk sampai Labuan Bajo sebagai bentuk give away persembahan dari saya," terang Mumtaz.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya