Berita

Food Station luncurkan Beras Nasgor sebagai alternatif para pemilik usaha kuliner/Istimewa

Bisnis

Beras Nasgor, Terobosan Baru Food Station Bagi Pemilik Usaha Kuliner

SENIN, 31 AGUSTUS 2020 | 17:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta yang fokus di klaster pangan, PT Food Station Tjipinang Jaya, bakal kembali meluncurkan produk terbarunya.

PT Food Station Tjipinang akan menghadirkan beras pera istimewa Nasgor yang dihasilkan dari padi berkualitas dengan proses teknologi modern yang diberi merek 'FS'.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi mengatakan, beras Nasgor merupakan jenis beras varietas IR42 yang disiapkan bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang memiliki usaha kuliner nasi goreng, nasi uduk, nasi kuning, ketupat, dan lain sebagainya.


"Beras varietas IR42 ini merupakan beras kualitas premium dengan harga yang terjangkau dan diproses dengan teknologi modern," ujar Arief, Senin (31/8).

Ditambahkan Arief, ada dua pilihan kemasan untuk produk FS Nasgor, yakni kemasan 5 kilogram dan 20 kilogram. Dengan hadirnya beras Nasgor di pasaran, diharapkan dapat memberikan alternatif bagi pengusaha maupun rumah tangga yang memerlukan.

"Beras FS Nasgor bisa diperoleh melalui online shop dan toko grosir mulai pekan depan dengan dua kemasan, yakni ukuran lima kilogram dan 20 kilogram," jelasnya

Arief menambahkan pihaknya akan terus melakukan inovasi produk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk bagi para pengusaha kuliner dan makanan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya