Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Nusantara

Anies Baswedan: Kapasitas Tes Corona DKI 10 Kali Lipat Dari Standar WHO

SENIN, 31 AGUSTUS 2020 | 13:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemprov DKI Jakarta gencar meningkatkan kapasitas tes corona dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19 di ibukota.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut bahwa saat ini Jakarta memiliki kapasitas tes 10 kali lipat dari standar yang ditetapkan WHO.

"Kapasitas testing kita, kapasitas seluruhnya baik pemerintah maupun swasta itu hampir 11 ribu. Artinya, kapasitasnya itu 10 kali lipat dari yang diharuskan oleh WHO," ujar Anies dalam acara webinar dengan tema “Tantangan Perubahan Perilaku Menuju Adaptasi Kebiasaan Baru”, Senin (31/8).


Menurut Anies gencarnya tes yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui secara nyata berapa jumlah pasien Covid-19 di Jakarta.

"Konsekuensinya angka positif menjadi lebih banyak, ya karena kita melakukan testing, tapi dengan cara seperti itu, kita mengetahui dengan senyatanya tentang status Covid-19 di Jakarta. Ini nantinya akan kita bisa lihat dari ujungnya," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Anies turut mengimbau masyarakat selalu menerapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, dan menjaga jarak.

Sementara itu, pemerintah, lanjut Anies senantiasa melakukan 3T, yakni testing, tracing, dan treatment.

Menurutnya, 3M di masyarakat dan 3T yang ada di pemerintah harus dilakukan secara bersama-sama.

"Jadi, ini dikerjakan pemerintah bersama masyarakat. Jadi saya melihat kebiasaan ini adalah salah satu hal yang harus muncul di kita semua," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya