Berita

Aktivis Kemanusiaan Natalius Pigai/Net

Hukum

Kutuk Kematian Adik Edo Kondologit, Natalius Pigai: Salah Kami Apa Pak Jokowi?

SENIN, 31 AGUSTUS 2020 | 01:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Respons keras disampaikan aktivis kemanusiaan Natalius Pigai terkait meninggalnya adik penyanyi asal Papua Edo Kondologit, George Karel Rumbino alias Riko usai ditahan di Polres Kota Sorong, Papua Barat.

"Saya mengutuk keras tindakan biadab anggota polisi," kata Natalius Pigai di akun Twitternya, Minggu (30/8).

Natalius Pigai yang kerap vokal terhadap penegakan hak asasi manusia di tanah Papua ini pun kemudian menyinggung kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Menurutnya, sejak kepemimpinan Jokowi, ada kesan ketidakadilan yang dirasakan masyarakat Papua.


"Saudara Jokowi, apa salah kami orang Papua sehingga sejak anda jadi Presiden, kami selalu dibantai. Ini rasis dan terorisme negara di Papua," tegasnya.

Berkenaan dengan kasus yang dialami saudara penyanyi Edo yang kerap mendapat kehormatan menyanyikan lagu kebangsaan di acara seremonial kenegaraan, Pigai pun memberikan dukungan agar bisa mendapat keadilan.

"Saudara Edo lawan saja ketidakadilan. Kami ini Gorila yang tidak akan pernah kalah melindungi bangsanya," tandas mantan Komisioner Komnas HAM ini.

Di sisi lain, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Papua Barat mengaku akan membentuk tim untuk menyelidiki kematian George Karel Rumbino alias Riko yang meninggal dunia kurang dari 24 jam setelah diserahkan oleh keluarga ke pihak Polres Kota Sorong, Papua Barat.

"Saya sudah turunkan tim dari Propam dan Ditreskrimum untuk memeriksa secara komprehensif kasus itu," ujar Kapolda Papua Barat, Brigjend Tornagogo Sihombing saat dihubungi wartawan, Minggu (30/8).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya