Berita

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio/Net

Politik

Beda Influencer Dan Buzzer Ada Di Otak Dan Jempol

MINGGU, 30 AGUSTUS 2020 | 11:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jasa influencer ditengah pemerintahan Presiden Joko Widodo semakin naik daun. Bahkan Penggunaan jasa influencer oleh pemerintah telah menyedot anggaran APBN yang tidak sedikit. 

Menanggapi fenomena ini, pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengatakan bahwa influencer memiliki perbedaan dengan buzzer. 

Pria yang akrab disapa Hensat ini membeberkan minimal ada dua perbedaan antara influencer dan buzzer. 


"Influencer itu mengutarakan opini pribadi, buzzer promo opini orang, oleh sebab itu, influencer lebih pake otak sementara buzzer cuma pake jempol," jelasnya lewat akun Twitter pribadinya, Minggu (30/8). 

Jadi kalo ada orang yang mengaku influencerm namun idenya kolektif maka orang tersebut pantas disebut  buzzer 

"Nah selama ini situ pake otak atau cuma ngandelin jempol, kalaucuma ngandelin jempol ya bukan influencer lah," sindirnya. 

Indonesia Corruption Watch (ICW) telah menemukan datga bahwa pemerintah menghabiskan Rp 90,45 miliar untuk aktivitas digital yang melibatkan jasa influencer.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya