Berita

Ketua Satgas Covid-19 IDI, Zubairi Djoerban, minta seluruh pihak untuk berpikir ulang membuka kembali bioskop dan kegiatan yang mengundang banyak massa/Net

Kesehatan

Kasus Positif Corona Melonjak Drastis, IDI: Yang Mau Buka Bioskop Dan Bikin Konser Ngaco!

MINGGU, 30 AGUSTUS 2020 | 01:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah kasus positif corona yang kembali melonjak tinggi di angka 3 ribuan per hari dikritisi Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Ketua Satgas Covid-19 IDI, Zubairi Djoerban, mengaitkan penambahan kasus secara drastis ini dengan rencana pembukaan bioskop dan konser di daerah, yang menurutnya berpotensi memperbesar potensi penularan.

"Sekarang kita belum aman sekali. Jadi kalau ada yang mau buka bioskop, bikin konser, itu ngaco," ujar Zubairi Djoerban saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (29/8).


Lebih lanjut, pakar penyakit HIV AIDS ini membeberkan persentase peningkatan kasus positif di Indonesia dan wilayah Ibukota DKI Jakarta yang direncanakan memperbolehkan bioskop-bioskop di buka.

"(Persentase) di Jakarta itu dulu sudah 5 persen, terus naik menjadi 6, 7, dan seminggu terakhir 9,9 persen. Jadi persentase positifnya naik banyak untuk Jakarta," beber Zubairi.

"Untuk Indonesia, tadinya 11 persen terus 12 persen, 11 persen lagi, kemudian naik 15 persen lebih. Nah, hari ini relatif turun, sepekan terakhir ini 12,5 persen. Tapi itu masih tinggi dan masih tinggi juga dari rata-rata Jakarta kasus positifnya," sambungnya.

Berdasarkan data-data itu, Zubairi meminta pemerintah pusat maupun daerah untuk pikir ulang jika ingin membuka bioskop dan acara-acara yang mengundang kerumunan orang.

"Tolong pikir ulang mau buka sekolah-sekolah, tolong pikir ulang mau bikin konser di Pasuruan, yang seribu lebih itu. Karena angka hari ini bicaranya begitu," demikian Zubairi Djoerban.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya