Berita

Prof Din Syamsuddin/Net

Politik

Dikabarkan Mundur Dari MWA ITB, Din Syamsuddin: Sebelum Ada Perubahan SK, Saya Harus Tunaikan Amanat

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 | 22:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Isu pengunduran diri Prof Din Syamsuddin dari Majelis Wali Amanat Institut Teknologi Bandung (MWA ITB) terus menjadi perbincangan masyarakat.

Din Syamsuddin menepis isu tersebut. Ia menuturkan, status keanggotaannya di MWA ITB ditentukan Senat Akademik ITB dan Surat Keputusan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

"Selama belum ada perubahan SK saya harus menunaikan amanat yang diberikan," ujar Din Syamsuddin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Sabtu malam (29/8).


Menurut mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini, tanggungjawab untuk menunaikan amanah yang diemban di MWA ITB itu harus sesuai sebagaimana diajarkan agama.

"Itu pandangan dan etika agama," ucap Din Syamsuddin.

Meski begitu, Din Syamsuddin menyatakan dirinya tetap menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Senat ITB dan SK Mendikbud terkait posisinya di MWA ITB tersebut. 

"Saya sudah menyerahkan sepenuhnya kepada Senat Akademik ITB yang mengundang dan memilih menjadi Anggota MWA ITB, dan juga kepada Mendikbud yang mengangkat (menerbitkan SK)," demikian Din Syamsuddin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya