Berita

Ahmad Sahroni bersama ASC Goweser santuni anak yatim/Net

Nusantara

Resmikan ASC Goweser, Ahmad Sahroni: Kami Ingin Kampanyekan Bersepeda Aman Di Jalan Raya

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 | 17:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pandemik virus corona baru atau Covid-19 yang belum berlalu membuat masyarakat harus menyesuaian diri, terutama dengan menerapkan pola hidup sehat.

Salah satu tren terkini adalah bersepeda. Seperti komunitas sepeda ASC Goweser yang dideklarasikan bersamaan menggelar santunan anak yatim di Jakarta, Sabtu (29/8).

Peresmian ASC Goweser dilakukan di Iceberg Gelato and Pizza Cikini, Jakarta yang juga diisi dengan kegiatan santunan anak yatim dan berbagai games menarik.


Pendiri ASC Goweser Ahmad Sahroni menyebutkan, bahwa komunitas sepeda ini didirikan sebagai bentuk kesadaran atas pentingnya menjaga kesehatan di kala pandemik, sekaligus sebagai bentuk kampanye bersepeda aman.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, kami ingin meresmikan berdirinya ASC Goweser, yang merupakan komunitas sepeda untuk kami yang ingin tetap fit di kala pandemik," kata Ahmad Sahroni kepada wartawan.

"Selain itu, seiring dengan menjamurnya kegiatan bersepeda di berbagai kota-kota besar, kami juga ingin mengkampanyekan kegiatan bersepeda aman di jalan raya,” imbuhnya.

Sahroni menambahkan, bahwa kegiatan ASC Goweser ini tidak hanya dilakukan di Jakarta, tapi juga berbagai kota-kota lain.

“Kami sudah berkunjung ke tiga provinsi, dan rencananya akan berlanjut ke 15 provinsi lainnya. Tentu ini semua dengan memberlakukan social distancing yang ketat dengan sangat memperhatikan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Tak hanya meresmikan komunitas sepeda, legislator DPR RI asal Tanjung Priok ini mengatakan, ASC Goweser juga melakukan penyaluran santunan kepada anak yatim yang berasal dari Cikini dan daerah di sekitarnya.

“Kami juga menyalurkan bantuan seperti sembako dan uang cash, total anak yatimnya ada 30 orang, terdiri dari anak-anak kelas 4 sampai 6 SD,” demikian Sahroni.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya