Berita

Direktur Utama PT Rekayasa Industri (Rekind), Alex Dharma Balen/Istimewa

Politik

Alex Dharma Balen Ditunjuk Sebagai Direktur Utama Rekind

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 | 01:07 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Rekayasa Industri (Rekind) memiliki petinggi baru, yakni Alex Dharma Balen yang dipercaya untuk menduduki posisi direktur utama di perusahan konstruksi dan teknik berskala besar tersebut.

Dari rekam jejaknya, Alex Dharma Balen pernah menduduku sejumlah posisi penting, di antaranya direktur operasional I Energi dan Infrastruktur di perusahaan tersebut sejak November 2010 - April 2016. Ia kemudian selanjutnya menjadi Penasihat Direksi di PT Rekayasa Industri.

Alex juga pernah menjabat Staf Ahli Direktur Utama Pertamina dan Staf Ahli Direktur Mega Proyek Pengolahan dan Petrokimia. Pria lulusan teknik elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) ini juga selama ini aktif di sejumlah organisasi profesional, seperti API, GAPENRI, dan IAFMI.


Dari rekam kinerja Alex sebagai Direktur Operasional 1, PT Rekayasa Industri berhasil menyelesaikan pembangunan 14 pembangkit listrik panas bumi (PLTP) dengan kapasitas terpasang sebesar 832 MW atau mencapai lebih dari 50 persen kapasitas terpasang seluruh PLTP di Indonesia.

Salah satu PLTP tersebut yakni Kamojang 5 yang pengerjaannya mencapai standar keamanan dan keselamatan kerja tinggi dengan angka 1.500.000 jam tanpa kecelakaan kerja. Selain standar keselamatan yang ketat, PT Rekayasa Industri juga menerapkan berbagai inovasi.

Proyek PLTP Kamojang 5 yang dibangun PT Rekayasa Industri juga mendapatkan penghargaan kategori Engineering and Construction sebagai Project of The Year 2016.

Nantinya, Alex akan didampingi oleh Jakub Tarigan sebagai Direktur Operasi, Triyani Utaminingsih sebagai Direktur SDM dan Keuangan, Dundi Insan Perlambang sebagai Direktur Marketing, dan Achmad Muchtasyor sebagai Direktur Pengembangan Bisnis dalam memimpin PT Rekayasa Industri.

Sementara untuk jajaran komisaris di PT Rekayasa Industri ada nama Ngakan Timur Antara (Komisaris Utama), Joko Sambodo (Komisaris), R Illiana Arifandi (Komisaris), Doddy Rahadi (Komisaris) dan Muchlis M (Komisaris Independen).

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Keputusan Jokowi Cawe-cawe PSI Kurang Tepat

Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11

Ryamizard Ryacudu: Jenderal Tempur yang Memilih Jalan Ketegasan

Selasa, 02 Juni 2026 | 00:03

Daging Kurban Jadi Sumber Pangan Bergizi Keluarga Prasejahtera

Senin, 01 Juni 2026 | 23:48

Empat Jenderal di Pusara Ryamizard Ryacudu

Senin, 01 Juni 2026 | 23:07

Sebelum Ditunjukkan, Rakyat Masih Yakin Ijazah Jokowi Palsu

Senin, 01 Juni 2026 | 23:00

Non-Blok dalam Pusaran AS-China-Rusia-Iran

Senin, 01 Juni 2026 | 22:55

Ketua BKSAP Puji Pelaksanaan Haji 2026, Tapi Tetap Beri Catatan

Senin, 01 Juni 2026 | 22:46

CBA Minta KPK Periksa Semua Pengusaha Rokok Termasuk M Suryo

Senin, 01 Juni 2026 | 22:35

Dewan Komisaris Pertamina Tanamkan Jiwa Nasionalisme Siswa Sekolah Dasar

Senin, 01 Juni 2026 | 22:25

Balinale Hadirkan 94 Film Internasional di Sanur

Senin, 01 Juni 2026 | 22:18

Selengkapnya