Berita

Harun Masiku/Ilustrasi RMOL

Hukum

Pasca Vonis Ringan Wahyu Setiawan, Harun Masiku Diyakini Segera Keluar Dari Tempat Persembunyian

RABU, 26 AGUSTUS 2020 | 07:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Harun Masiku yang merupakan mantan caleg PDIP diyakini akan segera ditangkap atau menyerahkan diri dalam waktu dekat.

Keyakinan itu sebagaimana disampaikan pakar politik dan hukum dari Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (26/8).

Menurutnya, selama di tempat persembunyian, Harun Masiku menunggu putusan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terhadap tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasusnya.


"Saya menduga Harun Masiku masih melihat peta putusan baik kepada Saeful, Tio, dan Wahyu Setiawan," ujarnya.

Sehingga, Saiful meyakini sebentar lagi KPK akan menangkap Harun Masiku, baik ditangkap maupun Harun Masiku sendiri yang menyerahkan diri.

"Kalau perkiraan saya sebentar lagi Harun Masiku akan tertangkap atau menyerahkan diri. Karena sudah tau peta putusannya seperti sekarang," kata Saiful.

Menurutnya, vonis lebih ringan dari tuntutan jaksa akan menjadi gambaran atau tolak ukur bagi Harun Masiku untuk berani menghadapi sidang.

"Maka Harun Masiku sudah dapat melihat peta putusan dan sudah dapat melihat perkiraan putusan yang akan diberikan kepadanya," jelas Saiful.

Dengan demikian, sambungnya, sudah saatnya Harun Masiku untuk menyerahkan diri kepada KPK menjelang hampir 8 bulan kabur setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pergantian anggota DPR RI Fraksi PDIP Dapil Sumsel 1 pada 9 Januari 2020.

"Saya kira ini saatnya Harun Masiku untuk menyerahkan diri, karena kan ini sudah terlihat putusan Saeful, Tio dan Wahyu hanya segitu. Maka tentu terhadap itu Harun Masiku tidak terlalu jauh dengan putusan ketiga orang itu," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya