Berita

Pimpinan dan anggota Fraksi PKS DPR RI menjalin komunikasi dengan Fraksi PPP DPR RI/Istimewa

Politik

Bahas RUU Pemilu Hingga Omnibus Law, Giliran PPP Yang Disambangi Fraksi PKS

SELASA, 25 AGUSTUS 2020 | 15:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Setelah sebelumnya menjalin komunikasi politik dengan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), kini Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bertandang ke Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPR RI.

Dalam lawatannya, FPKS mengaku sengaja menjalin komunikasi dengan partai berbasis Islam untuk mengokohkan eksistensi dan agenda keumatan dan kebangsaan di lingkup DPR dan Indonesia pada umumnya.

"Dari sisi usia, Fraksi PPP merupakan fraksi Islam tertua yang ada di parlemen ini sehingga penting bagi Fraksi PKS untuk saling mengokohkan agenda-agenda keumatan dan kebangsaan bersama representasi umat yang ada di DPR RI," ujar Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (25/8).


Menurutnya, Indonesia sebagai negara mayoritas muslim memiliki representasi yang memadai di parlemen melalui partai-partai Islam. Sehingga, kehadiran partai berbasis Islam di parlemen tak hanya sekadar kepentingan umat, namun dapat berkontribusi secara maksimal dalam pembangunan nasional untuk memajukan Indonesia.

Didampingi Sekretaris Fraksi, Ledia Hanifa Amalia dan beberapa angota fraksi seperti Ecky Awal Mucharam, Nasir Jamil, dan Bukhori Yusuf, ada sejumlah agenda yang dibahas dalam pertemuan bersama PPP.

"Sejumlah agenda legislasi krusial kita bicarakan dalam kerangka kepentingan keumatan, kerakyatan, dan kebangsaan seperti RUU Pemilu, RUU Omnibus Law, juga RUU Perlindungan Tokoh dan Simbol Agama dan lain-lain," tandas Jazuli.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya