Berita

Ketua Komisi X DPR RI, Gito Ganinduto/Net

Politik

DPR: Kebijakan Ekonomi Makro Juga Perlu Dipikirkan Di Tengah Pandemik Covid-19

SELASA, 25 AGUSTUS 2020 | 13:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pandemik Covid-19 yang telah mengubah segala tatanan kehidupan di Indonesia membuat pemerintah terus membuat terobosan untuk meminimalisir dampak yang terjadi.

Ketua Komisi X DPR RI, Gito Ganinduto menyebutkan, bahwa krisis kesehatan akibat Covid-19 merambat pada sisi sosial dan perekonomian. Karena itu, dibutuhkan langkah-langkah extraordinary untuk menjawab berbagai isu yang muncul.

Dikatakan Dito, dalam kondisi ini, fokus kebijakan moneter pemerintah yang difokuskan pada stabilitas nilai tukar dan harga (inflasi) saja tidak cukup. Tetapi, kebijakan ekonomi makro yang efektif juga perlu dilakukan.


"Kebijakan ekonomi makro membutuhkan koordinasi kebijakan moneter dan fiskal yang kuat untuk mendorong perekonomian, menciptakan lapangan kerja," ujar Dito kepada wartawan.

Kebijakan tersebut, kata dia, dapat sejalan dengan peningkatan kesejahteraan rakyat dengan tetap menjaga prinsip independensi bank sentral dan prudential fiskal yang terkelola dengan baik melalui penguatan mikro dan makro prudential dalam satu atap bank sentral.

Sambung politisi Partai Golkar ini, pendalaman pasar keuangan melalui pasar modal perlu dikembangkan dan diperdalam melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar menjadi sumber pembiayaan yang memberikan dinamika bagi perekonomian ke depan.

"Sehingga sumber investasi dan pembiayaan tidak hanya berasal dari perbankan serta mengutamakan kualitas yang memungkinkan sektor keuangan menjalankan fungsinya, baik sebagai motor maupun penopang pertumbuhan ekonomi," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya