Berita

Ilustrasi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok/RMOL

Politik

Pertamina Rugi 11 T, Ahok Ngapain Saja?

SENIN, 24 AGUSTUS 2020 | 19:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sosok Basuki Tjahja Purnama atau Ahok ramai diperbincangkan warganet di media sosial. Bahkan di media sosial Twitter, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) itu menjadi topik urutan teratas yang diperbincangkan atau trending.

Hal ini berkenaan dengan hasil minor Pertamina yang mengalami kerugian. Di semester pertama tahun ini, produsen minyak nasional itu mencatatkan rugi hingga Rp 11,33 triliun.

Alhasil, beragam komentar pun dilontarkan warganet kepada sosok yang dilantik sebagai Komut Pertamina sejak 25 November 2019 lalu itu.


Kebanyakan, warganet mengkritik serta menyampaikan ungkapan satire terkait kinerja Ahok selama menjabat hampir satu tahun itu.

"Kalau tidak ada Ahok bisa rugi 33 T. Ini contoh narasi untuk cebong biar mampu beragumen," kata Aktivis Jaringan Pro Demokrasi (ProDEM), Adamsyah Wahab di akun Twitternya, Senin (24/8).

"Ahok ngapain aja? Unfaedah," cuit akun @dannydhe.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Ustadz Tengku Zulkarnaen juga turut mengomentari meruginya PT Pertamina di tengah pandemik Covid-19. Ia bahkan menyinggung kebijakan Pertamina yang tak menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) meski minyak dunia anjlok.

"Pertamina rugi 11 triliun di masa Covid-19. Harga BBM dunia turun, sementara Pertamina tidak menurunkan harga BBM di dalam negeri saja sudah rugi 11 triliun. Apalagi.. Hm, mboh lah," tulis Ustaz Tengku Zulkarnain.

Diketahui, Pertamina mengalami kerugian di kuartal I sebesar Rp 11,33 triliun. Kerugian ini berbanding terbalik dengan tahun sebelumnya di kuartal I yang membukukan laba bersih 659,96 juta dolar AS atau setara Rp 9,7 triliun.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya