Berita

Fraksi PKS menyambangi Kantor Fraksi PKB untuk membahas sejumlah Rancangan Undang-Undang/Istimewa

Politik

Sambangi FPKB, PKS Bahas RUU Perlindungan Tokoh Dan Simbol Agama Hingga RUU Pemilu

SENIN, 24 AGUSTUS 2020 | 17:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sejumlah Rancangan Undang-Undang (RUU) menjadi bahasan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat menyambangi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI di Gedung Nusantara 1, Jakarta, Senin (24/8).

Beberapa RUU yang dibahas yakni RUU Perlindungan Tokoh dan Simbol Agama, RUU Pemilu, dan RUU Omnibus Law.

"Kedatangan kami utamanya silaturahmi. Selanjutnya untuk mendapatkan masukan serta membangun kesamaan persepsi dengan Fraksi PKB terkait RUU yang sedang dibahas di Baleg, yakni RUU Perlindungan Ulama yang diubah menjadi RUU Perlindungan Tokoh dan Simbol Agama," kata Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini.


Jazuli menambahkan, pihaknya meminta Fraksi PKB untuk menyempurnakan draf yang sudah dibuat oleh Fraksi PKS, terutama dalam RUU Perlindungan Tokoh dan Simbol Agama yang diinisiasi oleh PKS ini. Sebab PKB sendiri termasuk yang mendukung RUU Tokoh dan Simbol Agama.

"RUU ini kalau bisa masuk ke Baleg, karena ini banyak menyangkut ulama, kiai dan tokoh agama yang harus kita lindungi," jelasnya.

Untuk RUU Pemilu, PKS menyoroti besaran parliamentary threshold (PT), di mana banyak usulan yang disampaikan mengenai ambang batas parlemen itu. Untuk PKS sendiri masih berkeinginan PT berada di angka 5 persen.

"Kami berharap kenaikan dilakukan secara bertahap atau gradual sehingga penyederhanaan terjadi secara alami, dengan kesadaran, dan tanpa paksaan. Selain itu juga, kami ingin proses demokrasi di Indonesia berjalan kondusif dan tidak konfliktual di masyarakat akibat pemasungan politik yang drastis," tutur Jazuli.

Sementara itu, ia menyadari sebagai bagian dari pendukung pemerintah, PKB tentu akan mendukung RUU Omnibus Law. Namun, ia berharap omnibus law bisa dibahas dengan tetap pada koridor konstitusional.

"Kemudian mengedepankan kepentingan rakyat kecil dan UMKM, serta menjaga kepentingan dan kedaulatan nasional atas sumber daya dan aset-aset strategis bangsa," tandasnya.

Dalam kunjungannya, Fraksi PKS dipimpin Ketua Fraksi, Jazuli Juwaini bersama Sekretaris FPKS, Ledia Hanifa Amaliah; Anggota Komisi VIII FPKS, Bukhori Yusuf; Anggota Komisi II FPKS, Almuzamil Yusuf dan Mardani Ali Sera serta Anggota Komisi III FPKS, Nasir Djamil.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Keputusan Jokowi Cawe-cawe PSI Kurang Tepat

Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11

Ryamizard Ryacudu: Jenderal Tempur yang Memilih Jalan Ketegasan

Selasa, 02 Juni 2026 | 00:03

Daging Kurban Jadi Sumber Pangan Bergizi Keluarga Prasejahtera

Senin, 01 Juni 2026 | 23:48

Empat Jenderal di Pusara Ryamizard Ryacudu

Senin, 01 Juni 2026 | 23:07

Sebelum Ditunjukkan, Rakyat Masih Yakin Ijazah Jokowi Palsu

Senin, 01 Juni 2026 | 23:00

Non-Blok dalam Pusaran AS-China-Rusia-Iran

Senin, 01 Juni 2026 | 22:55

Ketua BKSAP Puji Pelaksanaan Haji 2026, Tapi Tetap Beri Catatan

Senin, 01 Juni 2026 | 22:46

CBA Minta KPK Periksa Semua Pengusaha Rokok Termasuk M Suryo

Senin, 01 Juni 2026 | 22:35

Dewan Komisaris Pertamina Tanamkan Jiwa Nasionalisme Siswa Sekolah Dasar

Senin, 01 Juni 2026 | 22:25

Balinale Hadirkan 94 Film Internasional di Sanur

Senin, 01 Juni 2026 | 22:18

Selengkapnya