Berita

Kantor Kejaksaan Agung RI terbakar hebat, Sabtu (22/8)/Repro

Politik

Korona Watch: Siapa Di Balik Kebakaran Kantor Kejaksaan Agung?

MINGGU, 23 AGUSTUS 2020 | 20:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kasus kebakaran kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia harus diusut tuntas oleh Mabes Polri.

Pengusutan penting karena belakangan kebakaran yang terjadi pada Sabtu malam (22/8) kemarin memunculkan beragam spekulasi liar di tengah masyarakat.

"Mabes Polri harus menyelidiki kasus insiden kebakaran ini sampai tuntas. Hasilnya harus diumumkan ke publik karena hari ini publik tidak percaya dengan adanya alasan kebakaran tersebut akibat terjadinya korsleting listrik," kata Ketua Korupsi Nasional Watch (Korona Watch), Fadli Rumakefing dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/8).


Diakuinya, kebakaran yang turut membakar ruang intelijen, ruang adaministrasi Kejagung, dan beberapa ruangan lainnya itu membuat publik bertanya-tanya, termasuk Korona Watch sendiri.

"Ada apa? Siapa di balik kebakaran kantor Kejaksaan Agung RI? Tidak masuk akal negara dengan perlengkapan keamanan dan kecanggihan teknologi tidak dapat mendeteksi dan mencegah sejak dini insiden tersebut," tegasnya.

"Jangan sampai kebarakan ini adalah bagian kamuflase satu rencana yang terencana dan sistematis," sambungnya.

Diakuinya, saat ini kebakaran kantor Korps Adhiyaksa tersebut banyak dikaitkan dengan dua kasus besar yang ditangani lembaga pimpinan ST Burhanuddin, yakni kasus Djoko Tjandra dan Megaskandal Jiwasraya.

Selain itu, untuk menghindari kejadian serupa, pihaknya juga menyarakan kepada kantor lembaga hukum lain untuk memperketat keamanan. "Jangan sampai ada kantor penegak hukum seperti KPK, dan Polri menjadi korban selanjutnya," tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya